Seorang Warga Bumi Waras Meninggal Dunia Tertimpa Dinding Talut Saat Banjir

SidikPolisiNews.id, Lampung Tengah -Hujan lebat yang mengguyur Kota Bandar Lampung sejak Selasa (14/4/2026) malam berujung duka. Seorang warga dilaporkan meninggal dunia setelah tertimpa reruntuhan talut rumah yang roboh di tengah banjir.

Korban diketahui bernama Dewi Maelai (32), warga Jalan Pendawa II, LK II, Kelurahan Garuntang, Kecamatan Bumi Waras. Peristiwa tragis itu terjadi saat intensitas hujan mencapai puncaknya sekitar pukul 22.21 WIB.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Bandar Lampung, Sarkoni, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, korban tertimpa dinding talut yang tidak mampu menahan derasnya aliran air serta tekanan tanah akibat hujan lebat.

“Tim satgas cepat tanggap BPBD bersama warga langsung melakukan evakuasi. Namun korban dinyatakan meninggal dunia saat tiba di rumah sakit,” ujar Sarkoni, Rabu (15/4).

Peristiwa di Garuntang menjadi salah satu yang paling parah di tengah banjir yang melanda hampir seluruh wilayah kota, mulai dari Kedaton, Kemiling, Sukarame hingga kawasan permukiman.

Kondisi ini bahkan membuat Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menetapkan status waspada tinggi terhadap potensi cuaca ekstrem di Bandar Lampung.

Di tengah situasi tersebut, Wali Kota Eva Dwiana turun langsung meninjau sejumlah titik terdampak sejak malam kejadian, termasuk infrastruktur jembatan yang direncanakan akan ditinggikan untuk memperlancar aliran air.

Eva juga menyampaikan duka cita atas peristiwa tersebut serta mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Pembangunan fisik terus dilakukan, namun harus diiringi kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan,” tegasnya.

Pemerintah mengimbau warga menghindari kawasan rawan banjir dan terus memantau informasi resmi guna mengantisipasi potensi cuaca ekstrem susulan.

(SIDIK POLISI NEWS.ID/HARRY IRAWAN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *