Sidikpolisinews
Bogor Kab – sidik polisi news id Program unggulan Kabupaten Bogor yang dulu dikenal dengan nama Samisade Satu Miliar Satu Desa kini telah berubah menjadi bantuan keuangan (BangKeu) dengan tujuan percepatan pembangunan desa. Sayangnya, program dengan anggaran fantastis bernilai miliaran rupiah ini diduga hanya menjadi ajang bancakan, karena realisasi di lapangan kerap tidak sesuai dengan spesifikasi.
Setiap tahun, pelaksanaan proyek pengaspalan atau hotmix di berbagai Desa dalam wilayah Kecamatan Ciawi terlihat bermasalah. Salah satu indikasi penyimpangan paling mencolok adalah ketebalan aspal yang tak sesuai dengan papan kegiatan. Meski dalam papan proyek tertulis ketebalan 0,3 cm, kenyataannya di lapangan jauh lebih tipis—bahkan seperti tisu. Ironisnya, kondisi ini tetap lolos dari verifikasi kecamatan.
Yang lebih memprihatinkan, pekerjaan yang seharusnya dikerjakan secara swakelola oleh masyarakat, justru diborongkan ke pihak ketiga (rekanan). Padahal, pada papan kegiatan tetap ditulis TPK “Swadaya Masyarakat”, yang menimbulkan pertanyaan besar soal transparansi dan kejujuran pelaksanaan.
Anehnya, pihak ketiga yang mengerjakan proyek di wilayah Ciawi 10 Desa hampir selalu sama setiap tahunnya entah apa nama CV yang ditunjuknya hanya menurut informasi Burdah karna tidak terpampang dipapan kegiatan
Walau hasilnya tidak maksimal. Hal ini menimbulkan dugaan adanya praktik tidak sehat dalam penunjukan rekanan, dan makin memperkuat kecurigaan bahwa kinerja monitoring Kecamatan Ciawi sangat lemah, bahkan patut dipertanyakan.
Selaku Pelaksan ( Burdah) belum menjawab ketika di hubungi melalau pesan Whatsapp.
Kini, masyarakat desa hanya bisa bertanya:
Sampai kapan kami terus dikorbankan dalam program yang seharusnya untuk kesejahteraan kami?”
Apakah pihak kecamatan dan Pemkab Bogor akan terus membiarkan hal ini terjadi? Sudah saatnya inspektorat dan aparat penegak hukum turun tangan melakukan audit menyeluruh, agar program percepatan pembangunan benar-benar berdampak nyata bagi masyarakat, bukan hanya menguntungkan segelintir oknum.
Ketika dihubungi Awak media Gardapelita news com Kasi Pembangunan kecamatan Ciawi, Rosma melalui pesan Whatsapp.
Selasa 9/9/25
Waalaikumsallam
Berkaitan dngan Kegiatan Bankeu sy sdh Lapor kepada Pimpinan
Dan mhn maaf sy gak bisa memberikan Statmen apapun, mhn ijin dan smoga Bapak memakluminya, tmksh 🙏” Singkatnya.( Alip waedi)















