Lumajang, Sidikpolisinews.id – Sumber air sejuk yang alami di pemandian TIRTOSARI VIEW Desa Penanggal Kecamatan Candipuro menjadi daya tarik luar biasa bagi para wisatawan lokal maupun luar kota Lumajang.
Seperti keramaian pengunjung pelajar dan wisatawan umum memadati pada hari Sabtu 16/2/2025 sejak pagi sudah berdatangan, kondisi seperti ini hampir tiap hari, bahkan dihari hari Sabtu Minggu atau hari libur nasional selalu ramai , ungkap Sapii petugas jaga di loket pemandian TIRTOSARI ini.
Alhamdulillah perkembangan kemajuan hingga menjadikan obyek wisata pemandian TIRTOSARI sampai viral dan ramai pengunjung ini sejak dikelola oleh BUMDES yang penanggung jawabnya adalah bapak CIKYONO selaku kepala desa Penanggal, lanjut Sapii yang akrab dipanggil cak Sap.
Dengan bimbingan dan arahan dari kepala Desa ini, jajaran pengelola mulai Bumdes, Pokdarwis hingga seluruh perangkat desa semua terlibat dalam memajukan obyek wisata yang dapat meningkatkan sumber tambahan penghasilan bagi warga sekitar, lanjut Sapii.
Dengan harga tiket yang sangat terjangkau namun pengunjung mendapatkan kepuasan yang luar biasa , diantaranya sumber airnya alami dan sangat sejuk berada di lereng gunung Semeru, sehingga kadar kebersihan dan dinginnya air menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung, ini yang menjadi kelebihan di pemandian TIRTOSARI ini, tutur Sapii.
Selanjutnya para pengunjung yang datang hampir menembus hingga ke luar propinsi, bahkan secara kuantitas pengunjung pernah sampai tembus angka 3000 dalam satu hari, hal ini yang semakin membuat kami pengelola semangat untuk memberikan pelayanan, kenyamanan, kepuasan hingga keamanan agar para pengunjung kerasan dan kembali lagi ke tempat ini, ungkap Cak Sap.
Menurut penuturan Nunik pelaku UMKM yang berjualan di area pemandian TIRTOSARI merasa bangga karena setiap hari aneka dagangannya selalu ludes terjual dan tak pernah sepi dari pembeli.
Selanjutnya menurut Nunik bila dihari Minggu ada kegiatan yang menarik yaitu dibukanya aneka jualan jajanan jaman dulu, seperti lopis, cenil,klepon hingga lainnya yang penjualannya adalah ibu ibu dari anggota gerbangmas Desa Penanggal , yang mulai dibuka jam 7 pagi dan sekitar jam 1 siang sudah habis, ungkap Nunik dengan bangga.
Ditanya berapa petugas atau karyawan yang bekerja di obyek wisata TIRTOSARI ini, Sapii menjawab sekitar 28 orang setiap harinya dan semuanya warga sekitar Desa Penanggal ungkap Sapii.
Ketika kepala Desa Penanggal mau kita konfirmasi, kebetulan ada kepentingan mendampingi warga yang sedang memerlukan pelayanan.
Harapannya semoga keberadaan obyek wisata pemandian TIRTOSARI ini semakin maju dan berkembang, karena dengan ramainya pengunjung pastinya akan dapat menghidupkan dan menggerakkan perekonomian warga sekitar yang nantinya akan membuat masyarakat Desa Penanggal menjadi sejahtera.
(Kangsan).















