Sulawesi Tenggara, 1 Mei 2026 – Sidikpolisinews
Dalam rangka memperingati Hari Buruh Sedunia (May Day) tahun 2026, Badan Pengurus Pusat Asosiasi Pekerja Pertukangan Sulawesi Tenggara (APP SULTRA) menyampaikan pernyataan sikap resmi yang dikeluarkan dari Sekretariat APPSULTRA, BTN Djavino B/41 Onewila, Ranomeeto.
Dengan mengusung semangat dan selaras dengan tema Hari Buruh 2026 yang menekankan pentingnya perlindungan, kesejahteraan, dan peningkatan kompetensi pekerja di tengah dinamika dunia kerja modern, APP SULTRA menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kemajuan pekerja pertukangan di Sulawesi Tenggara.
Ketua Badan Pengurus Pusat APP SULTRA, Soni Maarisit dalam keterangannya menyampaikan bahwa momentum Hari Buruh bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi refleksi atas kondisi riil pekerja, khususnya sektor informal seperti pekerja pertukangan yang masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari minimnya perlindungan kerja, keterbatasan akses pelatihan, hingga belum meratanya pengakuan kompetensi.
Pernyataan Sikap APP SULTRA:
1. Mendorong peningkatan kualitas dan kompetensi pekerja pertukangan melalui pelatihan, sertifikasi, dan penguatan kapasitas berbasis kebutuhan industri.
2. Mendesak pemerintah daerah dan pihak terkait untuk memberikan perlindungan yang lebih konkret bagi pekerja sektor informal, termasuk jaminan sosial ketenagakerjaan.
3. Mengajak seluruh pekerja pertukangan untuk menjunjung tinggi profesionalisme dan etika kerja dalam setiap aktivitas.
4. Memperkuat solidaritas antar pekerja sebagai kekuatan dalam memperjuangkan hak dan kesejahteraan bersama.
5. Mendukung pembangunan daerah melalui kontribusi nyata pekerja pertukangan yang terampil dan berdaya saing.
APP SULTRA juga menegaskan bahwa sesuai dengan mottonya, “Mahir, Profesional dan Berintegritas,” seluruh anggota diharapkan mampu menjadi tenaga kerja yang tidak hanya unggul dalam keterampilan, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral dan integritas dalam bekerja.
“Pekerja pertukangan adalah bagian penting dalam pembangunan. Oleh karena itu, sudah saatnya mereka mendapatkan perhatian serius, baik dari sisi peningkatan kapasitas maupun perlindungan kerja,” tegas pernyataan tersebut.
Dengan semangat Hari Buruh 2026, APP SULTRA berharap terciptanya ekosistem ketenagakerjaan yang lebih adil, inklusif, dan berkelanjutan, khususnya bagi pekerja di sektor pertukangan di Sulawesi Tenggara.
(sonima)















