Bitung, Sidikpolisinews.id – 11 Februari 2025 – Dalam rangka penyambutan pelantikan Walikota yang baru pilihan masyarakat kota Bitung. Organisasi Kawasaran Waraney ‘Tulap Wuaya’ melatih anak-anak agar bisa mengerti dan melestarikan Tarian Budaya Kawasaran Minahasa. Dilatih Tarian Budaya Kawasaran Minahasa oleh Organisasi Waraney ‘Tulap Wuaya’ untuk anak-anak itu dilaksanakan setiap hari pukul 15.00 – 17.00 WITA.
Novi Mewengkang, Tarian adat memiliki peran yang sangat penting dalam pelestarian budaya suatu komunitas. Tarian adat merupakan warisan leluhur yang bermanfaat sebagai media untuk menjaga, merawat, dan melestarikan budaya tradisional yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. Melalui tarian adat, generasi muda dapat belajar tentang sejarah, nilai-nilai, serta tradisi yang telah ada sejak lama. Tarian adat juga menjadi bentuk ekspresi bagi masyarakat untuk mengekspresikan identitas budaya mereka. Dengan mempelajari dan menari tarian adat, generasi muda dapat menghargai serta menyadari pentingnya melestarikan warisan budaya yang dimiliki.
Djoni Tobias ( Ketua RT ), Beberapa waktu yang lalu warga-warga yang tinggal diLingkungan III itu bertanya kepada saya ( Ketua RT 007 ), bahwa kapan Tarian Kawasaran itu ada diLingkungan III ini. Karna warga-warga sekitaran sini suka terhadap Budaya Tarian Kawasaran Minahasa. Dan ingin anak-anaknya bisa ikut latihan Budaya Tarian Kawasaran. Jelang 5 pekan kemudian Ketua RT pak Djoni Tobias mendapat informasi dari pak Novi Mewengkang, bahwa ada Organisasi Waraney ‘Tulap Wuaya’ itu bisa melatih Budaya dari Leluhur Tarian Kawasaran. Lewat saling kominikasi bersama orang-orang yang ada dalam Organisasi Waraney ‘Tulap Wuaya’, sehingga terlaksanakan waktu untuk melatih anak-anak dari warga sekitar yang suka melestarikan Budaya Leluhur Tarian Kawasaran Minahasa.















