Berita  

Subuh Berjamaah Dihantui Curanmor, Motor Imam dan Jamaah Masjid Asy-Syifa Raib Digasak Maling

ADMIN SIDIK.POLISI NEWS

Subuh Berjamaah Dihantui Curanmor, Motor Imam dan Jamaah Masjid Asy-Syifa Raib Digasak Maling

 

 

SidikPolisiNews.id, Lampung Tengah – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali meresahkan. Kali ini menyasar lingkungan tempat ibadah. Dua sepeda motor milik imam dan jamaah Masjid Asy-Syifa IKPM Gontor Lampung, di Jalan H Komarudin, Kelurahan Rajabasa Raya, Kecamatan Kedaton, digasak pelaku dalam waktu berbeda.

 

Peristiwa ini menimbulkan ketakutan di kalangan jamaah, terutama saat menjalankan ibadah salat subuh.

 

Ketua DKM Masjid Asy-Syifa, Riswan, menjelaskan aksi pertama terjadi pada Selasa,14 April 2026 sekitar pukul 03.30 WIB. Saat itu, motor Honda Spacy merah hitam BE 3558 WC milik imam masjid, Akbar Rahman, raib digondol maling.

 

“Untuk kejadian pertama tidak terekam CCTV. Diduga pelaku masuk ke kamar marbot atau imam, karena pintu tidak terkunci, lalu mengambil kunci motor,” ujar Riswan.

 

Tak berhenti di situ, aksi serupa kembali terjadi pada Jumat, 17 April 2026 sekitar pukul 05.06 WIB.

Kali ini motor Honda Supra X milik jamaah bernama Karwito (55) menjadi sasaran.

 

Berbeda dengan kejadian sebelumnya, aksi kedua terekam kamera pengawas.

Terlihat dua pelaku mengenakan topi hitam dan jaket cokelat beraksi dengan sangat cepat.

“Pelaku cuma butuh waktu sekitar 30 detik untuk membawa kabur motor,” jelasnya.

 

Saat kejadian, jamaah tengah melaksanakan salat subuh. Sempat terdengar suara motor, namun tidak disadari sebagai aksi pencurian.

 

“Ada saksi anak kecil yang melihat, tapi tidak berani berteriak karena takut pelaku membawa senjata tajam,” tambah Riswan.

 

Ia juga mengungkapkan adanya hal mencurigakan sebelum kejadian pertama. Pagi harinya, seseorang sempat datang dan menanyakan apakah ada motor yang hilang.

 

“Seperti memancing informasi. Itu yang membuat kami semakin curiga,” katanya.

 

Rangkaian kejadian ini membuat jamaah merasa tidak aman saat beribadah. Pihak masjid berharap aparat kepolisian dapat meningkatkan patroli dan pengamanan di wilayah tersebut.

 

“Kami sangat berharap ada tindakan serius agar jamaah merasa aman saat beribadah,” tegasnya.

 

Sebagai langkah antisipasi, pengurus masjid berencana menambah jumlah CCTV serta memasang imbauan kewaspadaan di area masjid.

Selain itu, jamaah juga diingatkan untuk meningkatkan keamanan kendaraan masing-masing.

“Kami imbau jamaah menggunakan kunci ganda saat parkir di masjid,” pungkasnya.

Pihaknya berharap agar aparat Kepolisian dapat segera menindak pelaku kejahatan tersebut agar tidak berlarut-larut lagi.

(SIDIK POLISI NEWS / HARRY IRAWAN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *