Kasongan (Sidikpolnews.id) – Kegiatan pembinaan kemandirian di bidang pertanian kembali menunjukkan hasil positif di Lapas Narkotika Kelas IIA Kasongan. Melalui pengelolaan kebun pertanian berbasis hidroponik, petugas bersama warga binaan berhasil melaksanakan panen 10 kilogram sawi segar pada Selasa (10/03).
Kegiatan panen dilaksanakan di area kebun pertanian Lapas yang menjadi sarana pembinaan keterampilan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Dalam kegiatan tersebut, panen dilakukan oleh petugas bersama 1 orang WBP yang mengikuti program pembinaan kerja, serta turut didampingi oleh peserta magang yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran di bidang pertanian.
Tanaman sawi yang tumbuh subur pada instalasi hidroponik dipanen secara bertahap dengan cara dipetik langsung dari media tanam, kemudian dikumpulkan dan ditimbang. Hasil panen ini melanjutkan capaian sebelumnya dari kebun Lapas yang juga berhasil menghasilkan 14 kilogram kangkung dan 1 kilogram cabai.
Program pertanian ini tidak hanya berorientasi pada hasil produksi, tetapi juga menjadi sarana pembinaan bagi warga binaan untuk memperoleh keterampilan produktif di bidang pertanian modern. Melalui kegiatan ini, warga binaan dilatih untuk menumbuhkan sikap disiplin, tanggung jawab, serta etos kerja sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat.
Adapun hasil panen yang diperoleh selanjutnya didistribusikan untuk kebutuhan dapur Lapas serta sebagian dipasarkan, sehingga memberikan manfaat nyata bagi keberlanjutan program pembinaan kemandirian.
Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Kasongan, Batara Hutasoit, menyampaikan bahwa kegiatan pertanian yang dilaksanakan secara berkelanjutan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan yang memberikan nilai positif bagi warga binaan.
“Melalui kegiatan ini, warga binaan tidak hanya belajar menghasilkan produk pertanian, tetapi juga memperoleh keterampilan kerja yang dapat menjadi bekal ketika kembali ke tengah masyarakat,” ujarnya.
Melalui kegiatan pembinaan yang berkelanjutan, Lapas Narkotika Kelas IIA Kasongan terus berkomitmen untuk mengembangkan program pertanian sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional serta penguatan pembinaan kemandirian bagi warga binaan.
(Mely – Wakaperwil)















