Sidikpolisinews.id MEULABOH — Pemerintah Daerah menggelar apel pelepasan terhadap 211 petugas yang akan melakukan Sensus Ekonomi Tahun 2026. Kegiatan pelepasan ini dipimpin langsung oleh Bupati Tarmizi bersama perwakilan Alwi dan pihak BPS (Badan Pusat Statistik) di halaman depan Kantor Bupati, Senin (15/6/2026).
Usai memimpin apel, Bupati Tarmizi menyampaikan beberapa pesan krusial terkait pelaksanaan sensus lapangan yang akan berjalan selama beberapa waktu ke depan.
Pesan pertama ditujukan langsung kepada seluruh jajaran pemerintahan di tingkat daerah. Bupati menginstruksikan agar semua pihak ikut serta membantu dan memfasilitasi proses pengumpulan data yang dilakukan oleh petugas di lapangan.
“Kami meminta jajaran pemerintah daerah supaya membantu proses pengumpulan data oleh petugas di lapangan agar tidak ada kendala. Kita harus memastikan data yang didapat itu betul-betul valid,” ujar Tarmizi saat diwawancarai di depan Kantor Bupati.
Lebih lanjut, Tarmizi memberikan peringatan keras kepada seluruh petugas sensus yang dilepas hari ini. Ia menekankan bahwa Bapak Presiden memberikan perhatian yang sangat besar terkait data ekonomi nasional, karena seluruh kebijakan negara lahir dari data tersebut.
“Jangan sampai datanya salah, karena nanti bisa lahir kebijakan yang salah. Jika itu terjadi, yang dirugikan adalah masyarakat kita sendiri. Kami meminta seluruh petugas betul-betul menjaga elastisitas pekerjaan secara personal, menjaga integritas, dan memastikan data yang dikumpulkan benar-benar valid,” tegasnya.
Di akhir wawancara, Bupati juga menitipkan pesan kepada masyarakat atau pelaku usaha yang akan menjadi responden dalam Sensus Ekonomi 2026 ini. Beliau mengimbau agar masyarakat memberikan data dengan sejujur-jujurnya.
“Kami mengimbau kepada seluruh responden di lapangan untuk menyampaikan data dengan sangat jujur. Jangan menyampaikan data yang tidak benar. Kami juga memastikan bahwa kerahasiaan data yang diberikan akan betul-betul dijaga dengan aman,” pungkasnya.
Penulis/udinjazz















