Berita  

Pj Bupati Empat Lawang Menyayangkan Terkait Pemukulan Dan Ancaman Yang Dilakukan Oknum Bendahara BLHD Terhadap Awak Media 

sidikpolisinews.id. Empat Lawang,- Setelah Viral dari pemberitaan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Empat Lawang perintahkan bendahara ancam dan pukul awak media wartapolri.com yang sedang bertugas dari belakang. Selasa” (07/01/25).

“Menurut wartawan wartapolri.com Joko Kejadian bermula, Ketika ia sedang berada di Kantor Camat Tebing Tinggi, ketika sedang ngobrol dengan camat tiba-tiba datang dan masuk seorang Oknum E Bendahara DLH yang berseragam Dinas secara langsung memukul bahu dari belakang” ungkapnya.

” Kemudian secara Joko kaget dan spontan berdiri, kemudian oknum E langsung mencengkram leher juga menekan Joko kedinding, kejadian terebut secara langsung disaksikan oleh oknum camat dan beberapa petugas kantor lainya” Ujarnya Joko.

“Kata Joko oknum E kemudian mengancam tunggu pasti bertemu, gara-gara viral lah kamu saya kena panggil, tunggu saja pasti kutemui” papanya Joko wartawan wartapolri.com yang merasa terancam.

Camat Tebing Tinggi Sapardin Najoli,.S.Sos membenarkan, Bahwa kejadian tersebut bermula ketika sekitar pukul 09:00 Wib pagi” Saya sedang ngobrol bersama Joko tiba-tiba oknum E datang pakai seragam ASN saya kira mau bertamu ke saya” ungkap Joli.

” Sambungnya Joli kemudian dari samping oknum E menghampiri kami berdua lalu memukul bahu joko dari belakang.

” Ditambahkan Camat, Lalu Joko berdiri kemudian oknum E juga berdiri yang langsung menekan mendorong sehingga membuat joko tersandar kedinding tembok” jelas camat.

Menurut Camat Karena merasa tidak puas dipisahkan, juga tidak terima di viralkan kemudian oknum E langsung keluar dari kantor camat Tebing Tinggi sembari berkata kasar tampa sebab yang jelas.

Sementara itu Fauzan Khoiri,.AP. M.M Pj Bupati Empat Lawang Menyayangkan kalau hal seperti itu harus terjadi, tapi kita akan tetap cari info terkait hal tersebut mengapa bisa terjadi, Pasti ada rangkaian sebab akibat yang harus kita telusuri terlebih dahulu untuk mencari info-info terkait” ungkapnya.

“Lanjutnya, Nanti kalau seandainya memang terbukti dan ternyata salah kita akan melakukan pemberian sangsi’ tapi kita cari info dulu terkait hal tersebut apa saja yang mencari rangkaian sebab akibatnya” tegas Fauzan. Rilis tim.

Hendra Kaperwil Sumsel

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *