Jakarta
Sidikpolisinews.Id
Yayasan Pembina Model Indonesia (YAPI) resmi membuka Indonesia Top Model 2025 dengan tema “Generasi Budaya”, yang mendorong peserta menampilkan unsur budaya autentik dari daerah masing-masing. Ketua Umum YAPI, dr. Suci Budhiani, menegaskan bahwa tahun ini fokus utama adalah pelestarian budaya melalui fashion dan seni pertunjukan.
YAPI kembali menekankan bahwa seluruh proses seleksi dilakukan tanpa pungutan biaya dan tanpa titip-menitip, dengan penilaian berbasis talent, attitude, dan kualitas.
Dewan juri tahun ini melibatkan berbagai profesional, di antaranya Brigjen Pol. Dr. Victor Pudjiadi, dr. Suci Budhiani, Congki Perwira, Rusniawari Ayu Syahfitri, Mellyanti, Designer Greas, serta perwakilan Museum Listrik & Energi Baru (MLEB).
Tahun 2025 mencatat sejarah dengan Papua menjadi provinsi peserta terbanyak sepanjang 45 tahun YAPI berdiri. Ajang ini juga berkolaborasi dengan MLEB Taman Mini sebagai bagian dari edukasi budaya.
Kompetisi dibuka untuk empat kategori usia, dari anak usia 3 tahun hingga peragawan-peragawati 25 tahun, dengan kewajiban mengenakan busana budaya Nusantara.
YAPI berharap Indonesia Top Model 2026 dapat digelar di Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai simbol kebangkitan dunia fashion Indonesia. Alumni sekaligus tamu kehormatan, Barbie Kumalasari, turut tampil mendukung penyelenggaraan tahun ini.
Rahmat Hidayat
( Kordinator Liputan )















