Berita  

BUMDes Karyasari Resmi Gulirkan Program Budidaya Ternak Domba, Warga Siap Jadi Peternak , jangka panjang Bangun Kemandirian Ekonomi warga

#daerah

KARAWANG, SidikpolisiNews.id – Langkah nyata memperkuat ketahanan pangan berbasis peternakan, Ketua Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Karyasari resmi meluncurkan program budidaya ternak domba. Program ini ditargetkan menjadi solusi jangka panjang untuk membangun kemandirian ekonomi warga.15/4/2025

 

Program yang didanai melalui ketahanan pangan tahun anggaran 2025 ini diawali dengan rapat konsolidasi dan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama para penerima manfaat. Sebanyak 10 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) telah diseleksi untuk tahap awal, masing-masing menerima lima ekor domba dan empat betina dan satu pejantan yang siap dikelola setelah seluruh kandang yang sudah Rampung

 

Rapat yang digelar di Balai Desa Karyasari dihadiri oleh Kasie PMD Kecamatan Rengasdengklok ibu Rini , Ketua BPD, Pendamping Desa, dan tokoh masyarakat.

 

Ketua BUMDes Karyasari, Pardi, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar bagi-bagi bantuan, tapi didesain sebagai sistem ekonomi yang terstruktur dan berkelanjutan.

 

” kami seleksi dulu siapa yang benar-benar siap sebelum membeli baik dari sisi lahan, pengalaman, maupun pemahaman dasar soal peternakan. Ini bukan proyek asal-asalan. Kami ingin ini tumbuh jadi sumber penghasilan jangka panjang,” Ujarnya ketua Bumdes Pardi.

 

“Pardi menjelaskan mekanisme pembagian hasil keuntungan antara KPM dan BUMDes, yakni 60 persen untuk pengelola dan 40 persen untuk BUMDes sebagai modal bergulir dan keberlanjutan program.

 

“Penerima / KPM wajib merawat dan memberi pakan setiap hari. Bila terjadi kehilangan atau kematian hewan, wajib dilaporkan dan didokumentasikan sebagai bentuk tanggung jawab. Disiplin adalah kunci agar program ini tidak gagal di tengah jalan,” tegasnya

 

Kepala Desa Karyasari, Asur Pudian, menambahkan dukungan penuhnya terhadap program tersebut dan berharap akan terus berkembang di masa depan.

 

“Kalau tiap ekor betina bisa beranak tiga sampai lima ekor per tahun, maka dalam waktu dekat akan terbentuk kelompok-kelompok peternak baru. Ini peluang besar untuk ekonomi desa,” ujarnya kades Asur

 

Ini adalah Program ketahanan pangan berbasis ternak domba, menjadi cerminan konkret kolaborasi antara pemerintah desa, BUMDes, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan ekonomi lokal yang berkelanjutan dan berbasis potensi desa mandiri

 

( Tarna )

Penulis: TarnaEditor: Fir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *