sidikpolisinews.id Puruk Cahu, — Pagi itu, Aula B Kantor Bupati Murung Raya tidak sekadar menjadi ruang pertemuan. Ia berubah menjadi “ruang uji nyali” tata kelola keuangan daerah. Tepat pukul 08.30 WIB, kegiatan Entry Meeting bersama BPK RI digelar, dipimpin langsung oleh Bupati Murung Raya, Heriyus M Yoseph, didampingi Wakil Bupati Rahmanto Muhidin Pkb , serta dihadiri seluruh jajaran OPD, Senin (6/4/2026).
Kegiatan ini bukan seremoni kosong. Ini adalah pintu awal pemeriksaan atas bagaimana uang rakyat dikelola: apakah tepat sasaran, apakah disiplin anggaran dijaga, dan apakah setiap rupiah benar-benar bekerja untuk masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Heriyus menegaskan bahwa laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Murung Raya harus menjadi cermin yang jujur.
“Laporan keuangan ini diharapkan mampu menyajikan informasi yang jelas tentang sumber daya yang diperoleh dan digunakan sesuai ketentuan, termasuk kepatuhan terhadap batas anggaran yang telah ditetapkan dalam APBD,” tegasnya.
Nada yang sama kuatnya datang dari Wakil Bupati Rahmanto. Ia tidak sekadar berbicara target, tetapi menaruh hormat pada kerja kolektif di balik angka-angka.
Rahmanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh perangkat daerah yang telah bekerja keras dan kompak dalam mendorong penyerapan anggaran.
“Ini bukan sekadar soal laporan yang rapi. Ini soal kerja nyata di lapangan. Kita ingin memastikan bahwa setiap program benar-benar dirasakan masyarakat.
Dengan kerja yang solid, kita optimistis Murung Raya mampu mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP),” ujarnya.
Entry Meeting ini menjadi
penanda bahwa Murung Raya tidak ingin bermain di wilayah abu-abu. Pemerintah daerah memilih jalur terang: transparansi, akuntabilitas, dan komitmen menjaga kepercayaan publik.
Di balik tumpukan dokumen dan angka, ada satu pesan yang ingin ditegaskan: uang rakyat bukan untuk dipertanggungjawabkan di atas kertas saja, tapi untuk dibuktikan manfaatnya dalam kehidupan nyata. (sidikpolisinews.id Roy Proewiro Korlip Kalteng)















