Aceh Singkil :Sidik Polisi News Id.30/6/2025
Tindakan Bupati Aceh Singkil cukup serius untuk perjuangkan lokasi Sekolah Rakyat ,( SR)
Pendidikan sangat di butuhkan untuk masa depan rakyat oleh karna itu pengalihan
Lokasi Untuk Sekolah Rakyat Sudah Tepat, Daripada Gagal Lebih Baik Berkorban kata
Aulia Nuril Salsabila
Senin, 30 Juni 2025 – 08:33 WIB
Karna dari kementrian pusat lokasi Islamic Center tidak dapat di terima oleh dinas kementrian sebagai lokasi SR (sekolah rakyat) karena tidak sesuai yang di minta oleh kementerian Sosial RI. Bupati Aceh Singkil tidak menyerah begitu saja, H.Safraidi Oyon SH langsung melakukan koordinasi dengan instansi terkait di jajaran sekdakab Aceh Singkil. Senin, (30/06/2025).
Baik ke Dinas sosial,Dinas pertanahan,Dinas PUPR bidang tata Ruang dan para kabag terkait. Luas lahan yang dibutuhkan untuk Sekolah Rakyat minimal adalah 5 hektar, dan bisa mencapai 10 hektar.
Arogan! Kepala SMP Negeri 4 Watampone Usir LSM Saat Dikonfirmasi Dana BOS Bermasalah
Selasa, 15 April 2025
Pemerintah daerah yang ingin mendirikan Sekolah Rakyat harus menyediakan lahan dengan luasan tersebut. Secara lebih rinci, berikut beberapa poin terkait luasan lahan Sekolah Rakyat.
Minimal 8 hektar karena pembangunan sekolah rakyat ada standar lokasi nya dari kementerian sosial RI.
Maksimal 10 hektar : Kementerian sosial menyebutkan bahwa Sekolah Rakyat bisa dibangun di lahan hingga 10 hektar.
Wakil Bupati Humbahas Ikut Duduk di Bangku Kelas : Dukung Metode Gasing Untuk Pembelajaran Matematika Yang Menyenangkan
Jumat, 7 Februari 2025
Diduga SPMB Kabupaten Bekasi Kacau, Ribuan Anak Madrasah Gagal Daftar Sekolah Negeri
Senin, 23 Juni 2025
Pertimbangan revitalisasi : Selain lahan kosong, pemerintah daerah juga bisa memanfaatkan gedung yang sudah ada dan direvitalisasi untuk Sekolah Rakyat.
Pentingnya lahan yang memadai ini adalah untuk menyediakan fasilitas yang dibutuhkan oleh Sekolah Rakyat, seperti ruang kelas, asrama (karena Sekolah Rakyat dirancang sebagai sekolah berasrama), fasilitas olahraga, dan area hijau lainnya.
Bupati Aceh Singkil ketika di wawancarai oleh media Ini mengatakan,waktu kita sudah sempit,pasca tidak tercapainya standar yang di butuhkan di lokasi Islamic Center di desa pangkalan silampi yang semula kita rencanakan karena lokasi tersebut tidak tercapai luasan nya seperti kriteria yang di butuhkan.
Makanya, sewaktu tim kemensos turun kembali tanggal 23 Juni 2025 ke aceh singkil,saya dan tim sudah menjelang sholat Maghrib masih di lokasi rencana pembangunan sekolah rakyat memasang patok tanda lokasi pembangunan sekolah rakyat tersebut.
Dan perlu di ketahui,NJOP nya sesuai dengan yang ditetapkan oleh KKJP (kantor Jasa penilai publik) Dinas pertanahan,dinas sosial,serta tim kajian di sekdakab Aceh Singkil,kita transparan kok,nanti kita publikasikan, ujar nya.
Masih kata Oyon,Di jaman sekarang susah kita cari lahan di pinggir jalan aspal, apa lagi mencapai 10 Hektar, makanya saya korbankan tanah anak saya, Itupun kalau seandainya masih ada waktu,kita cari di lokasi lain,insya Allah akan kita ajukan,kalau waktunya masih ada,tutur nya.
Alangkah Ruginya kabupaten Aceh Singkil,bila sekolah rakyat yang di program kan presiden RI melalui kementrian sosial Republik Indonesia yang hanya karena kita tidak sanggup menyediakan lokasinya, apalagi ada kita ribut di daerah, kan sayang. Pungkas nya.
( Dedi.S )















