BANGKA BARAT – Sidikpolisinews.id
Polres Bangka Barat terus mengoptimalkan peran pembinaan terhadap para tahanan melalui program pembinaan rohani dan mental (Pelita) yang dinilai memberikan dampak positif dalam membangun kesadaran diri.
Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha melalui Kasi Humas IPTU Yos Sudarso mengatakan, kegiatan ceramah yang dilaksanakan di dalam ruang tahanan menjadi bagian penting dari proses pembinaan yang tidak hanya berfokus pada aspek hukum, tetapi juga menyentuh sisi keimanan.
“Ceramah rohani di dalam ruang tahanan ini menjadi sarana refleksi bagi para tahanan. Tidak semua orang memiliki kesempatan untuk mendapatkan pembinaan secara langsung dalam kondisi seperti ini,” kata Yos Sudarso, Rabu (22/4/2026).
Sebanyak 27 tahanan mengikuti kegiatan yang digelar di ruang tahanan Sat Tahti Polres Bangka Barat dengan menghadirkan penceramah Ustaz Muhammad Siddiq dan Ustaz Maulana Ikhsan.
Dalam ceramahnya, Ustaz Muhammad Siddiq menyampaikan materi tentang kefanaan kehidupan dunia dan pentingnya mempersiapkan kehidupan akhirat.
Penyampaian dilakukan secara interaktif dengan membuka sesi tanya jawab kepada para tahanan.
Menurut Yos, Polres Bangka Barat tidak hanya melaksanakan kegiatan, tetapi juga melakukan pemantauan untuk memastikan pembinaan berjalan efektif dan memberikan dampak nyata terhadap perubahan sikap para tahanan.
“Kami ingin memastikan bahwa kegiatan ini benar-benar memberikan manfaat dan mampu membentuk kesadaran para tahanan agar menjadi lebih baik ke depannya,” ujarnya.
Ia menambahkan, selama kegiatan berlangsung situasi tetap aman, tertib, dan kondusif.
Polres Bangka Barat menilai, pembinaan rohani melalui ceramah di dalam ruang tahanan menjadi salah satu pendekatan yang efektif dalam mendukung proses pembentukan mental, sekaligus memberikan harapan perubahan bagi para tahanan saat kembali ke masyarakat.
(Srikandi / kmr)















