Kasongan — Dalam rangka memperingati Hari Suci Saraswati, Lapas Narkotika Kelas IIA Kasongan menyelenggarakan kegiatan persembahyangan bersama di Balai Basarah Tampung Penyang, Sabtu (4 April 2026). Kegiatan ini diikuti oleh petugas serta warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang beragama Hindu dengan penuh khidmat dan rasa syukur.
Persembahyangan Hari Suci Saraswati merupakan momentum penting bagi umat Hindu untuk memuja Ida Sang Hyang Widhi Wasa dalam manifestasi-Nya sebagai Dewi Saraswati, simbol ilmu pengetahuan, kebijaksanaan, dan seni. Dalam suasana yang tenang dan penuh makna, seluruh peserta mengikuti rangkaian upacara yang dipimpin oleh pemangku setempat.
Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Kasongan, Batara Hutasoit, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan seperti ini merupakan bagian dari pembinaan kerohanian bagi warga binaan. “Melalui peringatan Hari Suci Saraswati ini, diharapkan para WBP dapat meningkatkan keimanan, memperdalam ilmu pengetahuan, serta membentuk karakter yang lebih baik sebagai bekal saat kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Balai Basarah Tampung Penyang sebagai tempat ibadah umat Hindu di lingkungan Lapas menjadi sarana penting dalam mendukung pelaksanaan kegiatan keagamaan secara rutin dan berkelanjutan. Kegiatan ini juga mencerminkan komitmen Lapas dalam memberikan hak beribadah kepada seluruh warga binaan sesuai dengan agama dan kepercayaannya.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Diharapkan nilai-nilai luhur dari Hari Suci Saraswati dapat terus tertanam dalam diri setiap individu, baik petugas maupun warga binaan, sebagai landasan dalam menjalani kehidupan yang lebih baik ke depannya.tutupnya
Yinto Susanto















