banner 728x250
Berita  

Pekan Gawai Dayak XII 2025 Siap Digelar, Sintang Libatkan 381 Panitia untuk Perayaan Budaya Empat Hari

Admin 1 Sidik Polisi News.Id

banner 120x600
banner 468x60

Pekan Gawai Dayak XII 2025 Siap Digelar, Sintang Libatkan 381 Panitia untuk Perayaan Budaya Empat Hari

Sintang, Kalbar, Sidikpolisinews.id – Kabupaten Sintang kembali bersiap menggelar Pekan Gawai Dayak (PGD) ke-12 pada 16–19 Juli 2025. Acara ini akan dipusatkan di Betang Tampun Juah, Jerora Satu, dan menjadi salah satu agenda budaya terbesar yang melibatkan masyarakat Dayak di Kalimantan Barat.

banner 325x300

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Sintang dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Sintang. Ketua DAD Sintang, Jeffray Edward, mengatakan bahwa persiapan telah dilakukan secara intensif dan struktur panitia telah dibentuk secara lengkap.

“Kami telah menunjuk Bapak Toni, anggota DPRD Sintang, sebagai Ketua Panitia PGD XII Tahun 2025. Bupati dan Wakil Bupati Sintang bertindak sebagai pelindung kegiatan, Sekda sebagai pengarah, serta Ketua dan Sekretaris DAD sebagai pembina. Sebanyak 31 tokoh Dayak juga dilibatkan sebagai penasihat,” ujar Jeffray, Kamis (12/6/2025).

Total 381 orang dilibatkan dalam kepanitiaan PGD tahun ini. Panitia terdiri dari berbagai unsur masyarakat, tokoh adat, serta perwakilan dari organisasi-organisasi lokal.

“Kami berharap seluruh elemen dapat bekerja sama dan memanfaatkan waktu sebulan ke depan untuk menyempurnakan persiapan,” tambah Jeffray.

Selain persiapan teknis, beberapa rapat koordinasi telah dilaksanakan guna memastikan semua aspek kegiatan, termasuk keamanan, fasilitas, dan pengaturan acara, berjalan lancar.

“Kami ingin PGD ini menjadi ajang pelestarian budaya Dayak yang meriah dan aman. Partisipasi masyarakat sangat kami harapkan, baik sebagai peserta lomba, pelaku seni budaya, maupun pengunjung,” kata Jeffray.

PGD XII 2025 akan menampilkan berbagai perlombaan tradisional, pentas seni budaya, serta pameran produk UMKM dan kerajinan khas Dayak. Acara ini juga diharapkan menjadi wadah memperkuat identitas budaya serta menarik minat wisatawan ke Sintang.

“Ini bukan sekadar pesta budaya, tapi juga bentuk penghormatan terhadap leluhur dan warisan budaya yang harus kita jaga bersama,” tutup Jeffray.

PGD tahun ini diharapkan mampu menjadi momentum kebangkitan budaya Dayak di Sintang dan menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam menjaga kearifan lokal.

Wartawan: Stk

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *