Sidikpolisinews.id ACEH BARAT – Keresahan menyelimuti pengunjung di kawasan pusat perbelanjaan Suzuya, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat. Seorang oknum juru parkir (jukir) dilaporkan menunjukkan perilaku kasar dan emosional saat mengatur kendaraan pada Selasa (17/3/2026).
Insiden bermula ketika oknum jukir tersebut memaksa sebuah unit mobil untuk parkir dengan posisi yang sangat dekat dengan pintu masuk sebuah toko baju. Meski kondisi sudah sangat sempit dan berisiko mengganggu akses pelanggan toko, oknum tersebut terus memaksa dengan nada tinggi.

Ketegangan memuncak saat seorang wartawan yang berada di lokasi mencoba memantau situasi. Bukannya mereda, oknum jukir tersebut justru meledak amarahnya hingga mengeluarkan kata-kata makian kepada awak media.
”Cara mengatur parkirnya sangat tidak sinkron dan emosional. Sangat tidak pantas seorang petugas jasa parkir bersikap kasar seperti itu, apalagi sampai memaki wartawan di depan umum,” ujar salah satu saksi mata di lokasi depan toko jualan pakaian.
Tindakan arogan ini dinilai mencoreng citra pelayanan publik di Aceh Barat, khususnya di Kecamatan Johan Pahlawan. Warga dan pengunjung mendesak pihak dinas terkait (Dinas Perhubungan/Instansi Pengelola Parkir) untuk segera mengambil tindakan tegas.
Masyarakat meminta agar:
Oknum tersebut segera diberhentikan karena dinilai tidak memiliki etika pelayanan.
Dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh petugas parkir di kawasan komersial Meulaboh.
Pihak berwenang memberikan teguran keras terkait intimidasi terhadap awak media yang sedang bertugas.
Hingga berita ini diturunkan, masyarakat berharap pihak kedinasan segera turun ke lapangan agar kejadian serupa tidak terulang kembali dan kenyamanan pengunjung tetap terjaga.
Pewarta/udinjazz















