KPK Pasundan Dorong Partisipasi Masyarakat Cegah Migran Non-Prosedural di Bangka Belitung
BABEL Sidik polisi news
Pangkalpinang, 10 Juli 2025 – LSM KPK Pasundan yang tergabung dalam Koordinasi Nasional (KORDINAS) ikut aktif dalam kegiatan diskusi publik bertajuk “Bahaya Pekerja Migran Indonesia Non Prosedural di Sektor Judi Online dan Online Scam serta Prosedur Migrasi Aman,” yang digelar di Komplek Perkantoran dan Pemukiman Terpadu Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kelurahan Air Itam, Pangkalpinang, Kamis (10/7/2025).

Kegiatan ini merupakan undangan dari Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Barat, dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk mahasiswa, akademisi, media, aparat kepolisian, dan lembaga pemerintah. Dari KPK Pasundan, hadir langsung Ketua Iwan beserta anggota Gunawan, Syarifudin, Yus, Idris, dan Yogi.
Ketua KPK Pasundan, Iwan, menyampaikan harapannya agar kasus pekerja migran non-prosedural yang kerap menjerat warga di Bangka Belitung tidak terulang lagi.
“Kami sangat prihatin dengan maraknya penyaluran tenaga kerja yang tidak sesuai prosedur, yang bahkan pernah terjadi di sini. Kami mengimbau agar keluarga dan masyarakat lebih waspada dan aktif dalam mengawal proses penyaluran tenaga kerja agar tidak mudah terjerumus ke dalam jebakan online scam dan praktik ilegal lainnya,” tegas Iwan
Iwan menegaskan bahwa LSM KPK Pasundan berkomitmen menjadi garda terdepan dalam memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya migrasi aman.
“Kita harus bersama-sama bersinergi dengan pemerintah dan pihak terkait untuk melindungi generasi muda dari risiko eksploitasi dan penipuan digital yang mengancam masa depan mereka,” tambahnya.
Diskusi yang dipandu oleh Deputi Bidang Politik Luar Negeri Kemenko Polkam, Duta Besar Mohammad K. Koba, menyoroti pentingnya edukasi dan pelatihan keterampilan kerja sebagai langkah preventif agar calon pekerja migran tidak terjebak dalam sindikat penipuan daring. Selain itu, aparat kepolisian dan Kementerian Luar Negeri juga berbagi pengalaman penanganan kasus migran non-prosedural di wilayah tersebut.
Dengan pengalaman nyata dari para narasumber serta partisipasi aktif LSM seperti KPK Pasundan, diharapkan kesadaran dan perlindungan bagi pekerja migran Indonesia, khususnya generasi muda di Kepulauan Bangka Belitung, semakin meningkat.
(Iwan)















