Berita  

Kepala Distrik Obaa Berkomitmen Awasi Dana Desa: “Jika Fiktif, Saya Ikut Bertanggung Jawab!”

#daerah

Mappi|sidikpolisinews.id – Yohanis Damianus Layan, S.IP, Kepala Distrik Obaa, Kabupaten Mappi, menunjukkan komitmen teguh dalam mengawasi penggunaan Dana Desa di 23 kampung yang termasuk wilayah kerjanya. Ia menegaskan bahwa pengawasan merupakan kunci untuk memastikan keterlaksanaan program pembangunan desa secara efektif dan transparan.

 

“Fungsi pengawasan sangat penting. Karena kalau saya tanda tangan menyetujui laporan yang kerja fiktif, berarti saya secara tidak langsung ikut serta terhadap hal ini,” tegas Yohanis saat diwawancarai di kantornya pada Kamis, 27 Maret 2025.

 

Ia menjelaskan bahwa pengawasannya terfokus pada pelaksanaan program yang telah ditetapkan dalam APBK Kampung, termasuk memastikan transparansi penggunaan dana desa.

 

“Sekarang tahap dua yang tinggal laporan-laporan yang harus diselesaikan oleh Kampung. Hasil pembangunan dari program kegiatan yang sudah ditetapkan dalam dokumen APBK Kampung tentunya harus dilaksanakan dengan baik dan benar,” jelasnya.

 

 

Yohanis mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi kampung-kampung di wilayah kerjanya yang masih banyak yang berstatus tertinggal atau sangat tertinggal.

 

“Iya, kita sudah sadari bahwa status kampung-kampung yang dinilai dari Indeks Desa Membangun dari 23 kampung di distrik Obaa yg memiliki status berkembang itu kampung Obaa dan yang memiliki status tertinggal itu kampung Emete dan sisanya 21 kampung lainnya memiliki status kampung Sangat Tetertinggal sesuai data dari Pendamping Desa Distrik Obaa yang kemudian Status Kampung-kampung ini telah menjadi data Di Kementerian Desa. Maka dengan status ini tadi saya bilang sudah sangat tertinggal, pertanyaannya baru kapan kita mau keluar dari zona tertinggal dan sangat tertinggal,” ujarnya.

 

Ia menekankan bahwa upaya meningkatkan status kampung merupakan prioritas utama, dan diperlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah kampung, distrik, dan kabupaten.

 

“Nah, itu seperti desa/kampung lain di Indonesia, jika kita bandingkan terlihat ada desa-desa/kampung yang sudah maju, mandiri yang sudah banyak inovasi untuk meningkatkan pendapatan asli kampung yang tentunya itu menjadi harapan kita untuk menuju kesitu itu,” tambahnya.

 

Komitmen Yohanis Layan dalam mengawasi penggunaan Dana Desa diharapkan dapat mendorong terlaksananya program-program pembangunan yang efektif dan transparan di setiap kampung di Distrik Obaa. Semoga upaya ini dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.

 

Red : ( AL )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *