
Kota Batu.sidikpolisinews.id – Hujan deras yang mengguyur kawasan Pacet, perbatasan Mojokerto-Batu, pada Kamis (3/4/2025) sore mengakibatkan longsor yang menimpa sebuah minibus Toyota Innova. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 17.55 WIB tersebut mengakibatkan enam orang diduga satu keluarga asal Sidoarjo tertimbun tanah. Kejadian ini langsung mendapat respon cepat dari pihak kepolisian.
Kapolres Batu, AKBP Andi Yudha Pranata, tak tinggal diam. Bersama Kabag Ops, Kasat Samapta, dan Kasatlantas, beliau langsung memimpin proses evakuasi. Tim gabungan dari Polres Batu, BPBD Kota Batu, dan sejumlah instansi terkait bahu membahu dalam operasi penyelamatan yang berlangsung dalam kondisi cuaca ekstrem dan tanah yang masih labil. Kehati-hatian menjadi kunci utama dalam proses evakuasi ini.
Proses evakuasi yang penuh tantangan ini berhasil menyelamatkan enam korban. Seluruh korban, yang diduga satu keluarga, langsung dilarikan ke RS Bhayangkara Kota Batu dan RS Hasta Brata Kota Batu mengingat lokasi rumah sakit tersebut lebih dekat dari lokasi kejadian. Satu korban lainnya telah ditemukan meninggal dunia pada Kamis malam dan telah dirujuk ke rumah sakit di wilayah Mojokerto.
AKBP Andi Yudha menjelaskan, “Korban yang berhasil dievakuasi ada enam orang, diduga satu keluarga yang mengendarai mobil Innova. Seluruh korban langsung dilarikan ke RS Bhayangkara Kota Batu dan RS Hasta Brata Kota Batu karena lokasi rumah sakit tersebut lebih dekat dari TKP.” Kecepatan respon dan koordinasi antar instansi menjadi faktor penting dalam meminimalisir jatuhnya korban jiwa.
Menyikapi kejadian ini, Kapolres Batu mengimbau masyarakat untuk menghindari jalur Pacet-Mojokerto menuju Kota Batu. Jalur tersebut ditutup total sementara waktu untuk memastikan keselamatan pengguna jalan. “Kami mengimbau agar warga luar Kota Batu yang hendak berkunjung agar tidak melintas dari jalur Pacet Mojokerto. Sebaiknya melalui jalur alternatif seperti Kediri atau menggunakan jalan tol,” tegas Kapolres.
Penanganan bencana longsor ini melibatkan berbagai pihak, termasuk BPBD Provinsi Jatim, Unit Siaga SAR Malang Raya, BPBD Kabupaten Mojokerto, BPBD Kota Batu, Tahura R Soerjo Jatim, Dinas Bina Marga Provinsi Jatim, Damkar Kota Batu, TNI-Polri, PSC Kota Batu, Agen Informasi Bencana Jatim, Relawan CORRE Indonesia, Relawan Ambulans Malang Raya, FPRB Desa Bumiaji Kota Batu, KNDJH Rescue, Perangkat Desa Sumberbrantas, serta warga sekitar lokasi kejadian. Kerja sama yang solid ini menjadi bukti sinergi dalam menghadapi bencana.
Proses evakuasi dan pembersihan material longsor masih terus berlangsung hingga kondisi dinyatakan benar-benar aman. Pihak berwenang berkomitmen untuk memastikan keselamatan dan keamanan masyarakat serta pemulihan jalur tersebut secepatnya. [Fir]














