Berita  

Festival Pasang Giri Jaipongan 2025 Kabupaten Bandung Barat:

#daerah#seni#budaya

Alun-alun Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (20/4/2025) siang, dipenuhi oleh semarak budaya Sunda. Paguyuban Seniman Seniwati (PSPS) Kabupaten Bandung Barat sukses menggelar Festival Pasang Giri Jaipongan 2025, sebuah perhelatan seni tari tradisional yang memukau ratusan penonton. Acara ini menjadi bukti nyata kecintaan masyarakat terhadap warisan budaya leluhur.

 

Festival yang dibuka secara resmi oleh Camat Lembang ini menampilkan puluhan peserta dari berbagai usia. Mereka dengan lincah dan penuh semangat membawakan tarian Jaipongan, menunjukkan keindahan dan kelenturan gerakan khas tari tersebut. Antusiasme peserta tak hanya terlihat dari penampilan mereka, tetapi juga dari persiapan yang matang dan kostum yang memukau.

 

Ketua Pelaksana Festival Pasang Giri Jaipongan 2025, Bunda Tria, mengungkapkan rasa syukur atas suksesnya acara ini. Ia berharap festival ini dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk melestarikan seni tari Jaipongan. “Kami ingin menumbuhkan rasa cinta budaya Sunda, khususnya Jaipongan, sejak dini,” ujarnya.

 

Dukungan dari berbagai pihak menjadi kunci keberhasilan festival ini. Selain dari pemerintah Kecamatan Lembang, Koramil Lembang, dan Polsek Lembang turut hadir memberikan dukungan penuh. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen pemerintah dalam melestarikan budaya lokal.

 

Ketua Pasanggiri Jaipongan, Bapak Ade Walet, dan Ketua Kedua, Bapak Darwin, turut memberikan apresiasi kepada seluruh peserta dan panitia. Mereka berharap festival ini dapat menjadi agenda tahunan yang mampu mengangkat nama Lembang sebagai destinasi wisata budaya.

 

Tidak hanya menampilkan perlombaan, festival ini juga dimeriahkan oleh berbagai kegiatan pendukung, seperti pameran kerajinan tangan dan kuliner khas Sunda. Hal ini bertujuan untuk memperkenalkan lebih luas kekayaan budaya Bandung Barat kepada masyarakat luas.

 

Festival Pasang Giri Jaipongan 2025 menjadi bukti nyata bahwa budaya Sunda masih hidup dan terus berkembang. Dengan dukungan pemerintah dan masyarakat, seni tari Jaipongan diharapkan dapat terus berkibar dan dikenal hingga ke kancah internasional. Semoga tahun depan festival ini akan lebih meriah lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *