TANJUNG PANDAN, — SIdikpolisinews.id
Prestasi membanggakan kembali diraih dunia akademik Bangka Belitung. Sosok akademisi sekaligus Dekan Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI) IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik (SAS) Bangka Belitung, Dr. Iskandar, berhasil menorehkan dua penghargaan bergengsi sekaligus dalam ajang Best Asosiasi Dosen Akuntansi Indonesia (ADAI) Award 2025 yang digelar di Tanjung Pandan, Jumat (7/11/2025).
Dalam ajang bergengsi yang dihadiri para akademisi dan peneliti dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia itu, Dr. Iskandar dinobatkan sebagai Dosen Pengabdian Masyarakat Terbaik serta Dosen Pengembangan Kompetensi Diri Terbaik. Kedua penghargaan ini menjadi bukti nyata kiprahnya dalam memperkuat peran perguruan tinggi Islam di tengah tantangan zaman yang terus berubah.
Dr. Iskandar dikenal luas sebagai figur akademisi yang tidak hanya fokus pada ruang kelas, tetapi juga turun langsung ke masyarakat. Ia aktif mengembangkan program-program pengabdian berbasis ekonomi syariah, literasi keuangan umat, dan pemberdayaan ekonomi mikro yang berpihak kepada masyarakat kecil. Melalui pendekatan partisipatif, ia menjadikan kampus sebagai motor perubahan sosial yang nyata.
Selain itu, komitmennya terhadap pengembangan kompetensi diri dan rekan sejawat juga tak terbantahkan. Di lingkungan akademik IAIN SAS Babel, Dr. Iskandar menjadi inspirasi bagi para dosen muda untuk terus belajar, berinovasi, dan beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, tanpa meninggalkan nilai-nilai moral dan spiritual Islam.
Dalam wawancara dengan wartawan, Dr. Iskandar menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas penghargaan tersebut. “Alhamdulillah, saya bersyukur kepada Allah. Ini adalah pengingat agar tetap istiqomah dan terus mengabdi kepada masyarakat, baik di dunia kampus maupun di tengah umat. Insya Allah, mohon diingatkan selalu jika saya melenceng dari koridor yang seharusnya,” ungkapnya dengan rendah hati.
Penghargaan ini, lanjutnya, bukan sekadar simbol prestasi pribadi, tetapi juga representasi kerja kolektif seluruh civitas akademika IAIN SAS Babel. Ia menegaskan bahwa pencapaian ini adalah hasil kolaborasi, semangat kebersamaan, dan komitmen lembaga untuk menghadirkan pendidikan tinggi keagamaan yang unggul dan relevan dengan kebutuhan zaman.
Sivitas akademika IAIN SAS Bangka Belitung pun menyambut penghargaan ini dengan rasa bangga. Bagi mereka, sosok Dr. Iskandar menjadi teladan tentang bagaimana integritas, dedikasi, dan niat tulus dapat melahirkan dampak luas bagi pendidikan dan masyarakat. Tak hanya menjadi inspirasi, penghargaan ini juga menjadi energi baru untuk terus berinovasi.
Ajang ADAI Award sendiri merupakan program tahunan yang diselenggarakan oleh Asosiasi Dosen Akuntansi Indonesia untuk memberikan apresiasi kepada para dosen berprestasi dari berbagai kampus. Fokus utamanya adalah menumbuhkan budaya akademik yang produktif, inspiratif, dan berdampak sosial melalui penelitian, pengajaran, dan pengabdian masyarakat di bidang akuntansi dan ekonomi Islam.
Dengan torehan ini, Dr. Iskandar tidak hanya mengharumkan nama pribadi, tetapi juga membawa nama IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung ke panggung nasional. Capaian tersebut mempertegas posisi kampus kebanggaan masyarakat Babel sebagai salah satu institusi yang konsisten melahirkan akademisi berprestasi, berkarakter, dan berdedikasi tinggi untuk kemajuan bangsa.
(Fadian Bujang)















