Berita  

Bandel! Pedagang Kue Lebaran di Depan Suzuya Picu Kemacetan, Satpol PP Diminta Bertindak Tegas

oppo_0

Sidikpolisinews.id MEULABOH – Memasuki pertengahan bulan Maret 2026, arus lalu lintas di Jalan Nasional, tepatnya di depan pusat perbelanjaan Suzuya Meulaboh, mengalami lumpuh drastis. Hal ini disebabkan oleh menjamurnya pedagang kue Lebaran yang memakan badan jalan, sehingga menyulitkan pengguna jalan untuk melintas.

Kondisi ini dikeluhkan oleh masyarakat setempat yang merasa terganggu dengan kemacetan panjang yang terjadi setiap harinya. Paisal, salah seorang warga, menyampaikan bahwa kehadiran pedagang di bahu jalan tersebut sudah sangat meresahkan.

“Kami selaku masyarakat merasa tidak nyaman. Jalan jadi sempit dan macet total karena pedagang berjualan di pinggir jalan nasional. Ini harus segera ditertibkan demi kenyamanan pengguna jalan,” ujar Paisal kepada wartawan, Jumat (13/3/2026).

Padahal, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Bupati Tarmizi, SP, MM, sebenarnya telah merespons masalah ini dengan memberikan solusi. Pemerintah telah menyediakan lokasi khusus berjualan bagi para pedagang kue Lebaran yang bertempat di belakang Terminal Bus, Kecamatan Johan Pahlawan.

Meski lokasi resmi yang lebih tertata dan luas telah disediakan, para pedagang terpantau masih memilih bertahan di pinggir jalan raya dengan alasan lebih mudah menjangkau pembeli, meskipun berdampak pada ketertiban umum.

Warga berharap pihak Satpol PP Aceh Barat segera mengambil langkah persuasif namun tegas untuk memindahkan para pedagang ke lokasi yang telah ditentukan.

“Bupati sudah menyiapkan tempat di belakang terminal. Sekarang tinggal Satpol PP yang harus tegas menjalankan fungsinya. Jangan sampai kemacetan ini dibiarkan berlarut-larut, apalagi mendekati puncak arus mudik lebaran,” tambah warga lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, kemacetan di area tersebut masih terpantau padat, terutama pada sore hari saat volume kendaraan meningkat. Masyarakat berharap jalan nasional kembali berfungsi sebagaimana mestinya tanpa ada hambatan dari lapak pedagang liar.

Pewarta/Udinjazz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *