
Pesisir Selatan sidikpolisinews.id.- Batang Tarusan yang berada di Nagari Duku Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan Sumatera Barat, mulai mengancam permukiman warga, dimana Batang Tarusan ini sering meluap apabila musim hujan tiba. Jarak antara alirang sungai Batang Tarusan dengan permukiman warga berjarak sekitar lebih kurang 20 meter, sehingga ini menjadi kekhwatiran masyarakat, terutama di musim penghujan seperti saat sekarang ini. Saat musim penghujan air sungai Batang Tarusan ini sering meluap, dan mengakibatkan kebanjiran.
Berbagai upaya telah dilakukan masyarakat, terutama untuk mengalihkan aliran sungai Batang Tarusan ini. Masyarakat melakukan Penggalian pemindahan sungai Batang Tarusan ini dengan swadaya masyarakat.
Dengan mengumpulkan Dana dengan cara meminta sumbangan kepada Perantau, masyarakat, serta kepada Wali Nagari.
Saat di konfirmasi kepada masyarakat Yendri Mardi (08/03/2025) mengatakan “Kita sebagai masyarakat sudah berusaha untuk mengalihkan aliran sungai Batang Tarusan ini dengan minta sumbangan kepada Perantau Alhamdulillah dana terkumpul Rp.10.000.000, kemudian dari Masyarakat terkumpul Rp. 6.000.000 serta bantuan dari Wali nagari Rp. 5.000.000”. Kegiatan pengalihan aliran sungai Batang Tarusan ini menggunakan alat berat seperti eskapator, namun saat ini kita kekurangan dana dalam penggalian aliran sungai tersebut karena dana yang terkumpul sudah habis digunakan.
Yendri Mardi juga menjelaskan “bahwa Aliran sungai Batang Tarusan ini berjarak sekitar lebih kurang 20 meter dari permukiman warga. Kita berharap kepada pemerintah untuk dapat membantu dan memperhatikan warga kita ini serta mengalihkan aliran sungai Batang Tarusan ini, supaya rumah mereka tidak terbawa oleh arus sungai, karena setiap hujan maka tebing alirang sungai Batang Tarusan ini selalu runtuh, sehingga mendekati perumahan penduduk. Ujarnya.
Roni Citra















