ΨSidikPolisiNews.id, Lampung Tengah – Seorang bocah mengalami insiden tak terduga saat bermain di kawasan Toko Sinar Tani, Kelurahan Ganjar Agung, Kecamatan Metro Barat, Kota Metro.
Jari tengahnya dilaporkan tersangkut pada sebuah baut baja berukuran cukup tebal sehingga menyebabkan kepanikan di sekitar lokasi kejadian.
Insiden itu terjadi saat korban diduga sedang bermain dengan sebuah baut baja berukuran cukup besar di sekitar lokasi.
Awalnya terlihat sepele, namun tanpa disadari baut tersebut justru melilit jari tengahnya hingga terjepit kuat.
Orang tua korban, Anton yang panik melihat kondisi anaknya segera meminta bantuan kepada Satuan Tugas (Satgas) Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Metro.
Ia berharap petugas dapat segera menangani insiden yang menimpa anaknya tersebut.
“Saya panik, jari anak saya tidak bisa dilepas dari baut. Saya langsung minta bantuan petugas damkar,” katanya.
Kabid Satgas Damkar dan Penyelamatan Kota Metro Marwan Hakim mengatakan, laporan yang diterima langsung direspons cepat oleh petugas.
“Setelah menerima laporan dari orang tua korban, tim segera kami kerahkan menuju lokasi untuk melakukan penanganan,” ujarnya.
Dikatakannya, proses evakuasi berlangsung cukup alot dan menegangkan.
Petugas harus bekerja ekstra hati-hati saat menangani baut yang menjepit jari korban untuk menghindari risiko cedera yang lebih parah.
“Penanganannya tidak bisa terburu-buru. Kami juga harus memastikan jari korban tetap aman saat baut dilepaskan,” jelasnya.
Ia menuturkan bahwa dengan menggunakan peralatan khusus, tim Damkarmat berupaya memotong sekaligus melonggarkan baut baja yang mengunci jari korban tersebut.
Proses dilakukan secara bertahap agar tekanan pada jari dapat dikurangi sebelum baut sepenuhnya dilepaskan.
“Penanganannya sendiri membutuhkan waktu kurang lebih dua jam karena posisi baut cukup sulit,” terang Hakim.
“Proses harus dilakukan dengan sangat hati-hati agar tidak melukai korban,” sambung Hakim.
Tersangkut, Damkarmat Bandar Lampung Lakukan Penyelamatan Dramatis di RSD A Dadi Tjokrodipo
Ia menambahkan, setelah melalui proses yang cukup panjang dan sangat hati-hati, baut baja akhirnya berhasil dilepaskan dari jari korban.
Bocah tersebut kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.
Hal ini guna memastikan kondisi jarinya tetap aman dan tidak mengalami cedera serius.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi para orang tua untuk lebih waspada dalam mengawasi aktivitas anak-anak.
Terutama saat bermain dengan benda keras atau benda yang berpotensi membahayakan.
“Kami mengimbau kepada orang tua supaya dapat lebih memperhatikan lingkungan bermain anak,” ungkapnya.
“Pastikan benda-benda berbahaya tidak mudah dijangkau untuk mencegah kejadian serupa terulang,” pungkasnya.
(SIDIK POLISI NEWS.ID/ HARRY IRAWAN)













