Akses Utama Lumpuh, Warga Desa Sono Terisolasi

SIDIKPOLISINEWS.ID || NTT.
Hujan deras yang terus mengguyur wilayah Timor Tengah Selatan (TTS) telah menyebabkan kerusakan parah pada ruas jalan utama yang menghubungkan Kecamatan Amanatun Utara dan Toianas. Kondisi ini memicu keprihatinan mendalam dari anggota DPRD TTS, yang mendesak pemerintah daerah untuk segera mengambil tindakan.

Dalam rapat paripurna DPRD TTS yang berlangsung pada Rabu (2/4/2025), Sekretaris Fraksi PKB, Melkianus R. Nenometa, S.Pd, M.AP, mengungkapkan situasi darurat yang terjadi di Desa Sono, Kecamatan Amanatun Utara. “Salah satu titik jalan di Desa Sono putus total. Dua hari terakhir, akses benar-benar tertutup. Saya yang hendak ke Toianas terpaksa memutar jauh lewat Kokbaun dan Malaka,” ujarnya.

Melki, sapaan akrabnya, juga menyoroti upaya swadaya masyarakat Desa Sono yang bergotong royong memperbaiki jalan dengan peralatan seadanya. “Saya menyaksikan sendiri bagaimana warga berjuang selama dua jam untuk memperbaiki jalan secara manual. Ini adalah bukti nyata kepedulian mereka, tetapi pemerintah tidak bisa tinggal diam,” tegasnya.

Kerusakan jalan ini telah melumpuhkan aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat. Akses transportasi yang terputus menghambat distribusi barang dan jasa, serta mempersulit warga untuk mengakses layanan kesehatan dan pendidikan. “Masyarakat sangat kesulitan. Mereka membutuhkan respons cepat dari pemerintah agar aktivitas mereka tidak terganggu lebih lama,” tambah Melki.

DPRD TTS mendesak Pemerintah Kabupaten TTS untuk segera mengerahkan alat berat dan personel untuk memperbaiki jalan yang rusak. Mereka juga meminta pemerintah untuk mengalokasikan anggaran darurat untuk penanganan bencana ini. “Ini bukan lagi masalah biasa. Ini darurat. Pemerintah harus bertindak cepat dan tepat,” kata Melki.

Sementara itu, warga Desa Sono berharap pemerintah segera merespons permintaan mereka. “Kami sudah berusaha semampu kami. Sekarang, kami berharap pemerintah segera turun tangan membantu kami,” ujar salah seorang warga.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kabupaten TTS terkait desakan DPRD dan kondisi jalan rusak di Desa Sono. (Roy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *