Langkat, sidikpolisinews.id
Kamis, 30 April 2026
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Langkat melakukan peninjauan langsung ke beberapa lokasi makam bersejarah di wilayah Tanjung Pura. Kunjungan kerja ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas, Ibu Nurelly Heriani Rambe, MM, didampingi oleh tim teknis dan berkolaborasi dengan Lembaga Media Sejarah Langkat.

Kegiatan ini merupakan langkah awal dari program strategis untuk membenahi dan melestarikan situs-situs cagar budaya yang memiliki nilai sejarah tinggi. Program kolaborasi ini mendapatkan dukungan penuh dari Bupati Langkat, Bapak H. Syah Afandin, SH.
Dalam peninjauan tersebut, tim meninjau secara detail kondisi fisik tiga lokasi utama yang akan direvitalisasi, yaitu:
1. Makam Al-Haji Muhammad Syairi (1893 M) yang terletak di Kelurahan Pekan Tanjung Pura.
2. Makam Pangeran Tanjung (Tengku Hamzah) dan Pangeran Muhammad Adil di Desa Cempa.
3. Makam Kedatukan Cempa yang juga berlokasi di Desa Cempa.
Upaya Pelestarian Jangka Panjang
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan fondasi penting dalam upaya perbaikan situs sejarah. “Menurut kami, ini adalah langkah awal dalam memperbaiki situs makam bersejarah di Tanjung Pura. Kami berkomitmen untuk menjaga dan terus melestarikan warisan leluhur ini,” ujarnya.
Lebih lanjut disampaikan bahwa target dari revitalisasi ini bukan hanya perbaikan fisik, namun juga keberlanjutan. “Kami berharap apa yang kami kerjakan dan bangun saat ini dapat bertahan untuk 100 tahun ke depan. Sehingga generasi selanjutnya dapat menerima manfaat dan tetap bisa mengenal sejarah daerahnya sendiri,” tambahnya.
Kolaborasi dengan Media Sejarah Langkat
Keberhasilan program ini didukung oleh sinergi yang baik dengan Lembaga Media Sejarah Langkat yang turut hadir mendampingi dalam kegiatan survei tersebut. Adapun perwakilan yang hadir antara lain:
– Bapak Rizqi Ramadhan selaku Ketua
– Bapak Yans Pangeran selaku Wakil Ketua
– Bapak Safar Ali selaku Bidang Penelitian dan Kajian Sejarah
– Bapak M. Ilyas selaku Bidang Media dan Dokumentasi
Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan proses revitalisasi dapat berjalan sesuai dengan kaidah sejarah dan arsitektur yang tepat, sehingga nilai historis dari makam-makam tersebut tetap terjaga dengan baik.
Suparlan















