Pedagang Berharap Kenaikan Omzet setelah Jalan Bandar Jaya – Mandala Lamteng Mulus

SidikPolisiNews.id, Lampung Tengah –
Kondisi infrastruktur jalan yang rusak parah di ruas Bandar Jaya – Mandala, Kabupaten Lampung Tengah sempat dikeluhkan warga.

Sebelum dilaksanakan groundbreaking oleh Pemerintah Provinsi Lampung yang menandakan dimulainya perbaikan di jalan tersebut, masyarakat mengeluhkan terhambatnya mobilitas.

Kerusakan jalan yang terjadi selama puluhan tahun ini mulai menggerus pendapatan para pelaku usaha kecil di sepanjang jalur tersebut.

Salah satu yang merasakan dampak pahitnya adalah Pak Adi, seorang pedagang gorengan yang telah berjualan di Jalan Merapi, Kelurahan Bandar Jaya Timur sejak tahun 2000.

Selama lebih dari dua dekade, ia menjadi saksi bagaimana akses utama warga tersebut terbengkalai tanpa perbaikan yang memadai

Menurut Pak Adi, kondisi jalan yang berlubang dan bergelombang sangat mempengaruhi minat pembeli untuk mampir ke lapak dagangannya. Ia mengaku mengalami penurunan omzet yang cukup signifikan akibat akses yang sulit dilalui.

“Ngaruh sih (ke usaha). Karena jalannya jelek, omzet kita bisa menurun,” ungkap Pak Adi saat diwawancarai di sela-sela aktivitasnya menggoreng dagangan.

Masalah tidak berhenti pada jalan yang berlubang. Pak Adi menjelaskan bahwa setiap kali hujan deras mengguyur, wilayah tersebut dipastikan terendam banjir. Masalah utama diduga berasal dari sistem drainase yang sudah tidak berfungsi atau tersumbat total.

“Hujan deras pasti banjir. Karena drainasenya sudah mampet semua. Dari dulu ini sudah parah, kalau hujan deras selalu banjir,” tambahnya.

Adi yang menyaksikan langsung kedatangan Pemprov Lampung yang melakukan pemaparan groundbreaking sembari menggoreng tempe dagangannya itu berharap perbaikan pada ruas jalan tersebut terlaksana dengan maksimal.

Adi menyambutnya dengan penuh harapan. Ia berharap perbaikan kali ini dilakukan secara menyeluruh, termasuk pembenahan saluran drainase agar aspal jalan tidak cepat rusak kembali akibat terendam air.

Dengan jam operasional mulai dari pukul 04.00 WIB hingga 18.00 WIB, ia berharap infrastruktur yang layak dapat segera terwujud demi kelangsungan ekonomi masyarakat kecil di Lampung Tengah.

“Ya, terima kasihlah kalau mau diperbaiki. Semoga tidak terhambat banjir lagi. Mudah-mudahan ada peningkatan omzet buat pedagang-pedagang di jalan sini,” pungkasnya.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, menyambut dimulainya groundbreaking pembangunan ruas jalan provinsi Bandar Jaya–Mandala dengan nada optimistis. Ia menilai proyek tersebut menjadi jawaban atas harapan panjang masyarakat sekaligus langkah strategis memperkuat konektivitas di wilayahnya.

Dalam keterangannya saat meninjau lokasi pembangunan, Komang menyebut dukungan anggaran dari Pemerintah Provinsi Lampung tahun ini tergolong sangat besar. Total dana yang dikucurkan mencapai Rp306 miliar, menjadikan Lampung Tengah sebagai daerah dengan alokasi infrastruktur jalan tertinggi di provinsi tersebut.

(SIDIK POLISI NEWS .ID / HARRY IRAWAN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *