Pekanbaru Sidik Polisi News – Warga Jalan Kartama, Pekanbaru, mengeluhkan penumpukan sampah liar yang semakin mengganggu lingkungan. Salah seorang warga, Angga, melaporkan bahwa tumpukan sampah di sepanjang bahu jalan tidak hanya menimbulkan bau tak sedap tetapi juga berpotensi mengancam kesehatan masyarakat.
Menurut Angga, berbagai upaya telah dilakukan, namun sampah masih sering ditemukan di sejumlah tempat penampungan sementara (TPS) maupun area umum lainnya. Ia berharap pemerintah segera mengambil tindakan agar kondisi ini tidak semakin memburuk.
“Tumpukan sampah di sepanjang Jalan Karya Mandiri, Kartama, sudah menimbulkan bau tidak sedap dan berpotensi mengancam kesehatan. Sampah ditumpuk di sepanjang bahu jalan sehingga mengganggu warga dan pengguna jalan. Saya selaku warga mohon kepada Pemerintah Kota Pekanbaru agar segera mengangkut sampah ke TPS yang telah disediakan,” ujar Angga pada Jumat (21/2/2025).
Ia menambahkan bahwa kondisi tersebut sangat mengganggu aktivitas masyarakat. Sampah yang menumpuk bahkan sudah menutupi sebagian badan jalan, sehingga menghambat kelancaran lalu lintas dan berisiko menimbulkan kecelakaan.
Sebagai langkah penanganan, Pemerintah Kota Pekanbaru telah menunjuk PT Ella Pratama Prakasa (EPP) sebagai operator pengangkutan sampah. Selain itu, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru telah menetapkan 87 TPS resmi yang tersebar di 15 kecamatan.
Pemerintah mengimbau masyarakat untuk membuang sampah hanya di TPS yang telah disediakan dan pada waktu yang telah ditentukan, yaitu antara pukul 21.00 hingga 05.00 WIB. Hal ini bertujuan untuk mencegah penumpukan sampah dan menjaga kebersihan lingkungan.
Dengan adanya keluhan warga ini, diharapkan DLHK Kota Pekanbaru segera mengambil tindakan tegas untuk mengatasi permasalahan sampah yang terus terjadi demi kenyamanan dan kesehatan masyarakat.
(FM)















