Bogor sidikpolisinews id Rabu tgl 03/12/2025 Proyek rekonstruksi jalan Bohlam-Ciburayut yang tengah dikerjakan kini mendapat keluhan keras dari warga setempat. Salah satu keluhan utama adalah dugaan pengabaian terhadap keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dalam pelaksanaan betonisasi peningkatan mutu jalan di ruas tersebut.
Berdasarkan papan informasi yang terpasang di lokasi, proyek ini merupakan bagian dari **Program Penyelenggaraan Jalan Kabupaten/Kota** yang dilaksanakan oleh **Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor**. Proyek ini dikerjakan oleh **CV Puji Agung Sakti**, sesuai dengan **dokumen SPMK Nomor 620/A.025-33.2024/TING-JLN/PPJJ.2/SPMK/DPUPR** tertanggal **7 Oktober 2025**, dengan masa pelaksanaan **75 hari kalender**.
Namun, meskipun proyek ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas jalan, warga setempat menyoroti pengabaian terhadap standar keselamatan dalam pengerjaan. Salah seorang warga desa yang mengungkapkan keluhannya menjelaskan bahwa tumpahan beton ready mix yang berceceran di jalan tidak segera dibersihkan, menciptakan potensi kecelakaan bagi para pengguna jalan. “Tumpahan beton yang tidak dibersihkan segera sangat berbahaya. Ini jelas melanggar standar K3 yang seharusnya diterapkan,” ujarnya.
Warga juga mengkritik kurangnya perhatian terhadap penerapan protokol K3 dalam proyek ini. Mereka menilai bahwa baik pekerja maupun kontraktor tampak mengabaikan aspek keselamatan yang menjadi bagian penting dalam pengerjaan proyek publik. “Ini bukan hanya soal kualitas jalan yang diperbaiki, tetapi juga soal tanggung jawab terhadap keselamatan bersama. Tumpahan beton yang tidak diatasi adalah pengabaian serius terhadap keselamatan,” kata warga.
Proyek ini memang memiliki tujuan yang positif, yakni memperbaiki infrastruktur jalan yang vital bagi kelancaran transportasi di wilayah Ciburuy. Namun, apabila masalah keselamatan ini tidak segera ditangani, dapat menimbulkan risiko yang membahayakan masyarakat. Warga berharap pihak berwenang segera turun tangan untuk mengevaluasi penerapan K3 dalam proyek ini dan memastikan bahwa prosedur keselamatan dijalankan dengan baik.
Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai keluhan tersebut.
Repoter Alip waedi















