
Ratahan 13 Maret 2025
Menyikapi polemik masalah pertambangan yang terjadi di kabupaten Minahasa tenggara pada beberapa waktu lalu pada Senin Subuh 10-03-2025, ORMAS SAYAP TOSBRO 08 Mitra turut prihatin dengan kejadian tersebut yang memakan korban jiwa.
Ketua Ormas Tosbro 08 Mitra H.R. Walelang menyikapi hal ini dengan serius, Mengingat dalam masalah tersebut memakan korban jiwa dan luka luka, Hal ini tentu patut menjadi perhatian bagi kita sebagai Masyarakat Mitra agar tidak takut menyuarakan aspirasi atau keluhan kita sebagai masyarakat lokal kepada Pemerintah.
Adapun masalah yang telah terjadi di lokasi pertambangan Aloson, Pihak Ormas Tosbro 08 Mitra mengapresiasi penanganan persoalan tersebut oleh pihak APH dalam hal ini Polda Sulut yang dengan cepat mengambil langkah persuasif dan preventif guna mencegah konflik.
Dalam pantauan media di berbagai media online dan medsos soal kejadian ini, pihak Pemerintah daerah Kabupaten Minahasa Tenggara sepertinya tidak dapat memberi kesimpulan persoalan yang terjadi dan menjadi sorotan luas di berbagai jejaring sosial.
Hal seperti ini tentu saja menjadi perhatian publik dimana kejadian yang menimpa korban yang merupakan masyarakat desa Basaan Kecamatan Ratatotok tapi tidak mendapat atensi dari Pemkab Mitra,
Dengan kejadian seperti ini, Sekiranya Pemerintah Provinsi dapat melihat eksistensi Pemerintahan daerah yang hanya mengutamakan kepentingan kepentingan tertentu tanpa melihat polemik yang terjadi di masyarakat daerahnya, dan telah menjadi komsumsi publik serta perhatian masyarakat luas.
sidikpolisinews.id Sulut
(A. J. Ratag)














