Deli Serdang, Sidikpolisinews – SPPG (Stasiun Pelayanan Pemenuhan Gizi) dibawah pimpinan Imanul Khair selaku Kepala yang menjalin kemitraan dengan YCSB (Yayasan Cahaya Sehat Bersama) Des.Sekip Kec.Lubuk Pakam Kab.Deli Serdang Sumatera Utara milik Try Ida Handayani selaku Ketua Yayasan bekerja-sam dengan Dara Vorentina Ginting selaku Ahli Gizi dalam mengelola bahan pokok dapur MBG (Makan Bergizi Gratis) bagi peserta didik SPF (Satuan Pendidikan Formal) di daerah itu, diduga keras Mark-up harga bahan pokok MBG yang dikelola di dapur Yayasan tersebut. Dengan kata lain, lain harga di pasar dan lain dilaporkan ke atasan yakni BGN (Badan Gizi Nasional) Prov.Sumatera Utara.
Hal tersebut diungkapkan Sumber yang tidak ingin disebut jati dirinya tetapi layak dipercaya (23/10/2025) kepada Penulis yang berhimpun di IGB (Infokom Galang Bersatu).
Lebih lanjut mengungkapkan, bahwa ke 3 oknum kawanan tersebut, sepertinya diam-diam memanfaatkan kesempatan berjalannya Program MBG itu dalam meraup keuntungan secara sistematis dalam pola ajimumpung.
Seperti kepada pihak pemasuk bahan pokok MBG yang dijadikan langganan tetap, diduga tidak segan-segan meminta setoran fii/ komisi (persenan) dari harga pemasukan bahan.
Dan kemudian, harga dari pemasuk bahan, diduga dinaikan saat membuat laporan harga bahan kepada pihak BGN Prov.Sumatera Utara.
Dugaan misi ajimumpung ke 3 oknum terpadu tersebut yang berlindung di SPPG, sudah diselidiki dilapangan, lengkap data dan fakta. Makanya berani diungkapkan.
Karena itu, diminta kepada BGN Prov.Sumatera Utara mengusut tuntas dugaan Mark-up tersebut didalam ruang lingkup SPPG dapur MBG di Yayasan CSB itu. Dan ditindak sesuai hukum yang berlaku, tegas Sumber.
(Sudirman Dachi/IGB)















