SIDIKPOLISINEWS.ID, Jakarta Utara, – Siang itu, matahari baru saja condong ke barat ketika halaman Masjid Al Qohar, Pantai Mutiara, mulai ramai oleh deretan jaket hijau para pengemudi ojek online. Mereka tersenyum sumringah, sebagian menunduk haru, saat menerima bingkisan sederhana berupa dua kilogram beras dan selembar amplop kecil berisi uang tunai.
Namun, di balik kesederhanaan itu, tersimpan makna besar: Sinergi kebaikan antara Polsek Metro Penjaringan dan DKM Masjid Al Qohar dalam kegiatan bertajuk “Jumat Berkah, Jumat Peduli”.
Pada Kamis (16/10/2025) sekitar pukul 11.30 WIB, sebanyak 500 paket beras @2 kilogram dan uang tunai Rp100.000 dibagikan kepada para pengemudi ojek online yang sehari-hari mencari nafkah di wilayah Penjaringan, Jakarta Utara.
Bagi Polsek Metro Penjaringan, kegiatan ini bukan sekadar rutinitas sosial, melainkan bagian dari upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat. Di sela-sela pembagian bantuan, suasana hangat terasa. Tak ada jarak antara polisi dan warga.

Kapolsek Metro Penjaringan menegaskan, kegiatan ini merupakan bentuk nyata sinergi antara aparat dan masyarakat dalam menumbuhkan semangat empati sosial.
“Kami ingin menunjukkan bahwa tugas Polri bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga menebar manfaat dan menjadi bagian dari solusi sosial di lingkungan sekitar,” ujarnya dengan senyum penuh semangat.
Kegiatan yang digelar di area masjid bukan hanya simbol kolaborasi antar instansi, tetapi juga pengingat bahwa kebaikan bisa tumbuh di mana saja, kapan saja, dan oleh siapa saja.

Bagi para pengemudi ojek online, bantuan ini menjadi penyemangat baru di tengah perjuangan harian mereka.
“Alhamdulillah, ini sangat membantu. Terima kasih untuk bapak-bapak polisi dan pengurus masjid yang peduli,” ujar salah satu pengemudi sambil menggenggam paket berasnya erat.
Di sisi lain, bagi jajaran kepolisian dan panitia masjid, kegiatan ini menjadi momentum refleksi: bahwa menjaga keamanan juga berarti menjaga kesejahteraan dan ketenangan hati masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Polsek Metro Penjaringan berharap semangat berbagi dapat terus hidup di tengah masyarakat. Setiap paket yang dibagikan bukan hanya bantuan, tetapi pesan kasih sayang, perhatian, dan harapan agar tali persaudaraan antar warga semakin kuat.
Karena pada akhirnya, kebaikan tak pernah berhenti pada satu tangan saja, ia mengalir, menyebar, dan tumbuh lebih besar ketika dilakukan bersama.
“Kebaikan itu menular. Semoga kegiatan ini menginspirasi banyak pihak untuk ikut berbuat dan berbagi,” tutup Kapolsek dengan optimisme.
Kegiatan “Sinergi Kebaikan” di Masjid Al Qohar bukan sekadar aksi sosial, tetapi cerminan harmoni antara aparat, lembaga keagamaan, dan warga. Di tengah hiruk-pikuk kota, mereka membuktikan bahwa kepedulian masih hidup, hangat, dan penuh arti.
Setiap senyum yang merekah hari itu menjadi bukti: di Penjaringan, kebaikan tidak hanya dibicarakan, tetapi dilakukan bersama-sama.















