Berita  

Selain Hasto Sekjen PDIP, KPK Periksa Wahyu Setiawan

JAKARTA, Sidik Polisi News com – Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) tidak hanya memanggil Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (Sekjen PDIP) Hasto Kristiyanto .Hakekatnya KPK.Lembaga antirasuah lndonesia tersebut juga jadwalkan memeriksa mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan hari senin ini 6/01/2025.

Pemeriksaan hari ini sesuai permintaan penjadwalan ulang yang disampaikan Wahyu Setiawan. Semestinya wahyu dipanggil pada Kamis, (2/1/2025) pekan lalu.
Namun, karena ada kegiatan urgensi yang tidak bisa ditinggalkan, Wahyu meminta re-schedule perubahan jadwal pemanggilan pada hari senin ini.

“Yang bersangkutan meminta untuk reschedule di hari Senin (hari ini),” kata Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto, kepada Raziman Yahya S.Sos ketua Tim Investigasi Media Sidik Polisi News Jakarta, LBH PERS PRESISI ketua Dr Bernard Senin, (6/1/2025).

Tessa.KPK,mengungkapkan, alasan Wahyu penjadwalan reschedule ulang lantaran ada kegiatan Urgen yang sudah terjadwal dan tidak bisa ditinggalkan.

“Yang bersangkutan bersedia untuk hadir di hari Senin nanti (hari ini),” ujarnya.

Untuk informasi KIP diketahui, Wahyu Setiawan merupakan terpidana perkara suap terkait pengurusan Pergantian Antar Waktu (PAW) Anggota DPR periode (2019-2024) yang menyeret nama buronan DPO PDIP Harun Masiku. Sesuai dengan putusan Mahkamah Agung (MA), Wahyu Setiawan menjalani hukuman tujuh tahun pidana penjara Yang dikurangi masa tahanan nya

Selain pidana kurungan badan, Wahyu di vonis juga kewajiban untuk membayar denda uang sejumlah Rp.200 juta dengan ketentuan apabila tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan selama enam bulan.

Namun, wahyu sudah menjalaninya dan dinyatakan “bebas bersyarat sejak 6 Oktober 2023” Dengan status pembebasan bersyarat itu, ia masih diwajibkan untuk melapor hingga 13 Februari 2027.Dr Bernard katakan KPK Gazzpoll & Usut tuntas Segala kasus Koruptor ituxsampai ke akar akarnya , karena mereka telah mensengsarakan rakyat kecil . Salam Presisi Gerakan Solidaritas Nasional milik Rakyat lndonesia. merdeka!!!

(Redaksi : Dr Bernard LBH Pers Presisi Sidik Polisi News. Jakarta ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *