Sejumlah Pasien Penyakit Dalam Mengeluhkan Pelayanan di RSUD Labuha

Labuha, Sidik Polisi News – 15 Oktober 2025 – Sejumlah pasien yang datang untuk mendapatkan pelayanan penyakit dalam di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuha, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, mengeluhkan lamanya waktu tunggu pelayanan yang mereka alami. Pantauan media ini pada Rabu (15/10/2025) menunjukkan banyak pasien yang harus menunggu berjam-jam sebelum akhirnya mendapatkan giliran pemeriksaan oleh dokter.

Sejak pagi hari, para pasien sudah mulai berdatangan dan mengambil nomor antrian. Namun, hingga pukul 13.39 WIT, masih banyak dari mereka yang belum dipanggil untuk masuk ke ruang pemeriksaan. Hal ini menimbulkan rasa kecewa dan kebosanan di kalangan pasien, terutama mereka yang datang dengan keluhan serius terkait penyakit paru-paru, saraf, maupun penyakit jantung.

Saat diwawancarai, beberapa pasien mengaku sudah berada di rumah sakit sejak pagi. Salah satu pasien, mengungkapkan, “Saya sudah di sini sejak pukul 7 pagi, tapi sampai sekarang belum dipanggil juga. Saya jadi sangat lelah dan pusing menunggu terlalu lama.” Keluhan serupa juga disampaikan oleh fasien yang mengalami masalah jantung. “Pelayanannya lama sekali, dari pagi saya di sini belum diperiksa juga,” katanya dengan nada kecewa.

Salah satu faktor utama yang menyebabkan lamanya pelayanan ini adalah proses pemeriksaan yang dianggap kurang efisien. Ketika pasien dipanggil, mereka harus terlebih dahulu melakukan pengukuran tekanan darah (tensi). Setelah itu, pasien diminta keluar dari ruang pemeriksaan dan kembali menunggu giliran berikutnya untuk bertemu dokter. Pola pelayanan ini dinilai membuat proses menjadi lebih lama dan melelahkan bagi pasien.

Selain itu, kekurangan tenaga dokter spesialis penyakit dalam di RSUD Labuha juga menjadi masalah yang cukup serius. Dokter yang bertugas harus menangani banyak pasien dengan keluhan yang beragam, mulai dari penyakit paru, saraf hingga jantung. Hal ini menyebabkan beban kerja dokter menjadi sangat berat, sehingga pelayanan pun menjadi tidak maksimal.

Pantauan, dokter yang tersedia masih kurang dibandingkan dengan kebutuhan pasien yang terus meningkat. memang kalau dilihat kewalahan melayani pasien dengan kondisi yang beragam. Tetapi pegawai dan Dokter yang bertugas berupaya sebaik mungkin agar fasien yang datang berobat semua bisa terlayani

Menghadapi kondisi ini, para pasien berharap adanya perbaikan sistem pelayanan agar mereka tidak perlu menunggu terlalu lama dan dapat memperoleh perawatan yang layak tanpa merasa bosan dan lelah. Beberapa pasien menyarankan agar saat pengukuran tensi darah dilakukan, pasien langsung mendapatkan pemeriksaan atau perawatan sehingga tidak perlu keluar dan kembali menunggu lagi. Bayangkan sakin terlalu lama membuat fasien memilih untuk tidur.

Pemerintah daerah Kabupaten Halmahera Selatan pun didesak untuk segera menambah jumlah dokter spesialis di RSUD Labuha, khususnya untuk bagian penyakit dalam. Penambahan tenaga medis ini diharapkan bisa mengurangi waktu tunggu pasien dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit tersebut.

Hingga pukul 14.30 WIT, pantauan media ini masih menemukan banyak pasien yang menunggu giliran di ruang tunggu penyakit dalam. Suasana menjadi semakin tidak nyaman karena antrian yang panjang dan waktu tunggu yang berlarut-larut. Pasien pun berharap agar manajemen RSUD Labuha segera melakukan evaluasi dan perbaikan terhadap sistem pelayanan demi kenyamanan dan kepuasan pasien.

Situasi ini menjadi peringatan penting bagi pemerintah daerah dan pengelola rumah sakit untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan agar masyarakat yang membutuhkan bantuan medis tidak lagi harus menanggung beban tambahan akibat lamanya waktu tunggu dan ketidaknyamanan saat berobat. (LM.Tahapary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *