Relawan Prabowo Bikin Tim Siber Guna Lawan Fitnah soal MBG

Sidikpolisinews.id Sulut-16/10/2025
Relawan pendukung.. Prabowo, Ricky Tamba, mewakili relawan dari organisasi Jaringan 98 di Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Selasa 14 Oktober 2025.

Relawan Pendukung Presiden Prabowo Subianto akan membentuk tim siber. Tujuannya untuk melawan narasi soal ,
program makan bergizi gratis (MBG) yang mereka anggap sebagai fitnah di media sosial.

“Kami akan serentak bergerak untuk meng-counter disinformasi, fitnah, kebencian yang terus dilancarkan oleh orang-orang yang tidak ingin MBG sukses,” kata Ricky Tamba, perwakilan relawan dari organisasi Jaringan 98 di Kebayoran Baru Jakarta Selatan pada Selasa 14 Oktober 2025.

Ricky menuding ada orang-orang yang tidak menyukai Prabowo. Maka dari itu, dia berujar, mereka menyerang program unggulannya, yaitu MBG.

Ricky menjelaskan narasi-narasi yang para relawan anggap sebagai fitnah terhadap MBG. Salah satunya adalah berita atau informasi yang tidak benar mengenai keracunan MBG di sekolah.

Ricky menyoroti berita-berita yang dia sebut sebagai clickbait. Dia memberi contoh kasus pemberitaan media soal kematian seorang siswa di Bandung Barat pada September lalu.

Sejumlah media, kata dia, mengaitkan kasus itu dengan keracunan MBG.

“Dibilang ada satu meninggal karena keracunan, padahal tidak terjadi setelah dicek,” tuturnya yang juga menjabat Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra itu.

Media-media yang mengamplifikasi berita tersebut, kata Ricky, telah menyebarkan kabar tidak benar. Relawan Prabowo dia sebut akan melawan narasi itu.

Menurut Ricky, media atau tokoh yang mengamplifikasi berita tidak benar soal MBG lebih jahat daripada berita bohong itu sendiri,
Setidaknya tujuh organisasi relawan pendukung Prabowo telah menyatakan niat ikut membentuk tim siber. Organ-organ relawan itu membentuk aliansi yang mereka namai Aliansi Indonesia Raya. Di dalamnya ada organ Gatot Kaca, Jaringan 98, Tim 8 Prabowo-Gibran, Nawasena Indonesia Emas, Srikandi Prabowo-Gibran Experience, Bara JP, hingga Rumah Kebangsaan Pancasila.

Adapun contoh berita fitnah yang disebut Ricky berhubungan dengan kasus keracunan yang dialami 121 siswa SMK Negeri 1 Cihampelas, Bandung Barat. Keracunan terjadi setelah mereka mengkonsumsi makan bergizi gratis pada Rabu, 24 September 2025. Beredar kabar bahwa satu di antaranya meninggal diduga karena menyantap MBG.

Kronologi yang dibuat Dinas Kesehatan Bandung Barat menyatakan bahwa siswa berinisial BR meninggal bukan karena menyantap makan gratis di sekolahnya. Menurut penelusuran dinas, ada jeda waktu lebih dari dua hari sejak korban mengonsumsi makan gratis dengan gejala sakit.

Kepala BGN Dadan Hindayana telah merespons kasus siswa SMK Negeri 1 Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat yang meninggal setelah menyantap makan bergizi gratis. Dadan mengatakan kematian siswa itu tidak ada hubungannya dengan MBG.

Dadan mengatakan BGN belum melakukan investigasi untuk mengetahui kematian siswa SMK itu. Ia berkata orang tua korban tidak mengizinkan melakukan autopsi.

Sidikpolisinews.id Sulut
(A. J. Ratag)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *