Pria Misterius Usir Warga penambang, Ngaku Perintah ‘Danrem Nyaris Bentrok Dilokasi Tambang Ilegal.

SidikpolisiNews.id >>||SULAWESI UTARA Ratatotok Kamis(3/7/25) -Debat tak berujung salah satu personil TNI dengan beberapa warga di salah satu lokasi tambang Ratatotok, Minahaaa Tenggara (Mitra) viral di media sosial. Sesuai postingan di Solidaritas Rakyat Tambang Ratatotok dan Sulut Viral, perdebatan dimulai saat personil berinisial “Serma O ini mau mengusir warga dari lokasi Pertambangan “Keluar, keluar,” ucapnya dengan nada tinggi.
Warga kemudian menanyakan identitas sang aparat. Bukannya menyebut nama, bahkan Serma “O Menjawab kehadirannya atas perintah Danrem.

Dengan nada tinggi ia menyebut Dirinya adalah bagian dari pengamanan di lokasi Pertambangan yang diduga Lahan dari pemilik sesungguhnya, Sayangnya dia tidak menunjukkan netralitas sebagai aparat .
“Kiaapa, torang perintah Danrem,” kata O. ”Ba apa di sini. Kita tanya ngana siapa,” ujarnya dalam dialek Manado sambil menunjuk salah satu warga dengan Temperamen yang sangat kasar.

Warga terus menanyakan nama dan identitasnya. Tapi dia tetap tak mau menyebut namanya. “Nda usah tanya kita pe nama,” ucapnya dengan ketus.
“Bapak bilang perintah Danrem, ba usir boleh, tapi sebut nama tidak mau,” sahut salah satu warga dalam vidio Amatir yang direkam saat di Tempat kejadian.
Warga menjawab atas dasar apa mau mengusir mereka dari lokasi. “Saya pengamanan di sini. Kalau ba ganggu kita usir, ucap Serma “O lagi.

Warga menjawab kehadiran mereka karena diberikan kuasa oleh pemilik tanah. “Jadi baku usir jo torang, torang juga diberikan kuasa dari tuan tanah,” jawab warga. “Kuasa dari mana,” kata oknum Serma sambil berjalan menuju Mobil mereka yang terparkir.
Masyarakat berharap seorang aparat harus bersikap netral dan bisa memahami situasi. “Coba bapak pe tanah, kong orang bekeng begitu, bapak senang?” ucap warga lagi.
Sang aparat tidak memberikaan jawaban lagi.

Warga kemudian bertanya-tanya benarkah kehadiraan personil ini atas perintah Danrem? atau hanya mencatut nama saja.

Dari hasil investigasi dan informasi yang terangkum  “Sang Serma”O bertugas di Kodim Manado bukan di Kodim Minahasa.
“Jadi pertanyaan, kenapa ada anggota Kodim Manado di Mitra.? Itu bukan wilayah pemantauan Kodim Manado,” ucap Deddy, warga Mitra.

Masyarakat menilai ulah oknum anggota TNI yang viral terekam dalam Vidio amatir warga, saat mengusir dinilai caranya kurang beradab. “Pengusiran disertai intimidasi seolah masyarakat adalah musuh negara,” tulis Jefry Oding dalam postingannya di sosial media.
Menurut Jefry, perlu diselidiki apakah yang bersangkutan benar anggota TNI atau hanya mengatasnamakan TNI (Danrem) yang tidak ada hubungannya dengan wilayah penugasannya.
Video yang diunggah di media sosial sudah ditonton ribuan orang. Rata-rata menanyakan kehadiran dan netralitas aparat saat bertugas apakah harus berperilaku arogansi,seperti seorang Premanisme.?

Wartawan:ML

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *