Bogor, Sidikpolisinews.id — kamis tanggal 11/12/2025 Pekerjaan pengaspalan Hot mix di kp Lengis RT 03/003 Desa Warung Menteng kec.Cijeruk kab.Bogor
Saat awak media sidikpolisinews.id melakukan pengecekan langsung kelapangan, terlihat beberapa indikasi yang mengarah pada dugaan lemahnya kualitas pekerjaan. Berdasarkan hasil pengamatan :

Tidak terlihat adanya lapisan aspal di permukaan indikasi kuat bahwa penyemprotan aspal tidak dilakukan secara memadai.
Tekstur materi terlihat dan tidak padat, menandakan dugaan kurangnya pemadatan sesuai standar.
Kondisi seperti ini menguatkan dugaan bahwa proses pemadatan, penyiraman aspal, dan penutupan agregat tidak mengikuti tahapan standar konstruksi.
Saat awak media sidikpolisinews.id konfirmasi salah satu tokoh warga masyarakat yang enggan disebut kan nama nya“ ucap nya menurut saya ini mah gak bakalan lama ucap nya dengan menunjukkan rasa kecewa terhadap kualitas pekerjaan.
saat awak media sidikpolisinews.id menyambangi kantor desa warung Menteng menanyakan kepada Risman sebagai kesra desa warung Menteng, menurutnya kepala desa lagi gak ada dan sekdes pun juga gak ada kata nya ada pelatihan di Cisarua saya pun akan menyusul kesana ucap nya, Pada saat di hubungi via telepon WhatsApp.
Sekretaris Desa warung Menteng saat di konfirmasi menanyakan apakah di pihak ketiga kan atau tidak terus sesuai tidak yang tertera di papan proyek kegiatan, tapi tidak ada jawaban sama sekali di telepon via Whatsap tidak ada jawaban sama sekali.
Berdasarkan temuan, terdapat beberapa ketentuan teknis dan regulasi yang berpotensi tidak dipenuhi dalam pelaksanaan pekerjaan jalan pengapalan Hot mix di kp lengis di RT 03/03 Desa Warung Menteng kecamatan Cijeruk kab Bogor.
Spesifikasi Teknis (Spek) Pekerjaan pengaspalan jalan Hot mix
Konstruksi wajib mengikuti standar:
Penyemprotan aspal harus merata lebar 3.m tinggi 0,3.m panjang 180.m
Agregat harus benar-benar kering dan bersih sebelum penyiraman.
Pemadatan wajib menggunakan mesin pemadat (stamper/roller) hingga mencapai kepadatan optimal.
Setelah agregat ditabur, penyemprotan aspal ulang wajib dilakukan.
Kerusakan dini menunjukkan kemungkinan besar tahapan tersebut tidak dilaksanakan sesuai spek.
Memenuhi standar konstruksi.
Dapat difungsikan sesuai umur rencana.
Menjamin keselamatan pengguna jalan.
Ketentuan Pengelolaan Bantuan Keuangan Pemerintah Provinsi
Dana Banprov wajib digunakan:
Sesuai peruntukan, Sesuai volume, Sesuai kualitas pekerjaan (teknis), Dengan pengawasan melekat.
Indikasi pekerjaan asal-asalan dapat mengarah pada kemungkinan ketidaksesuaian penggunaan anggaran.
Nilai manfaat proyek menjadi rendah karena jalan cepat rusak. Negara berpotensi mengalami kerugian jika kualitas tidak sesuai standar.
Reporter : Alip waedi















