Minggu 9 Maret 2025
MataramSidikpolisiNews.id Pemerintah Kota Mataram akan menggelar Pasar Murah untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat tersedia dengan harga lebih terjangkau selama bulan suci. Kegiatan ini akan berlangsung di tujuh lokasi berbeda mulai 10 Maret 2025, dirangkaikan dengan Safari Ramadan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mataram yang mencakup aktivitas sosial dan keagamaan.
Kepala Bidang Bahan Pokok dan Penting (Bapokting) Dinas Perdagangan Kota Mataram, Sri Wahyunida, menegaskan bahwa pasar murah kali ini menawarkan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar, dengan selisih antara Rp1.000 hingga Rp5.000 per barang.
“Dengan adanya pasar murah ini, diharapkan masyarakat bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau di tengah meningkatnya konsumsi selama Ramadan. Selain membantu masyarakat, kegiatan ini juga berkontribusi dalam mengendalikan inflasi,” kata Sri Wahyunida Minggu (9/3/2025).
Kegiatan ini melibatkan sekitar 35 hingga 40 distributor bahan pokok, termasuk Bulog dan Bank Indonesia (BI). Tak hanya itu, petani-petani binaan BI juga ikut serta dalam menjual produk mereka, seperti cabai, bawang, tomat, telur, dan kebutuhan dapur lainnya.
“Saat safari ramadan masyarakat bisa mendapatkan barang kebutuhan dengan harga yang lebih murah langsung dari sumbernya,” jelasnya.
Selain itu, kehadiran petani binaan dalam pasar murah ini tidak hanya memberikan manfaat bagi konsumen tetapi juga mendukung kesejahteraan petani lokal, yang mendapatkan akses langsung ke pasar tanpa perantara yang seringkali menaikkan harga.
Pasar murah ini akan digelar di beberapa titik strategis di Kota Mataram, yang dipilih berdasarkan kepadatan penduduk serta kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.
Dirincikannya pada tangga 10-12 Maret 2025 akan di laksanakan di Masjid Qubbatul Islam, Karang Taliwang, Cakranegara, kemudian Masjid Nurul Yaqin, Monjok, Kecamatan Selaparang dan Masjid Al Haq, Dayan Peken, Ampenan
“Sementara untuk tanggal 17-20 Maret 2025 dilaksanakan di Masjid Nurul Yaqin, Bertais, Sandubaya Masjid Assafiiah, Pagesangan Barat serta Masjid Al Mujahiddin, Tanjung Karang ada juga dj Masjid Al Istiqomah, Pagesangan Timur,” ujarnya.
Sementara itu Asisten I Setda Kota Mataram, H. Lalu Martawang, menekankan bahwa Safari Ramadan tahun ini memiliki dimensi sosial dan ekonomi yang lebih luas.
“Selain membangun spirit religius melalui salat berjamaah dan kegiatan keagamaan, kehadiran pasar murah menambah spirit ekonomi kerakyatan. Ini adalah wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat,” kata Lalu Martawang.
Safari Ramadan ini diawali dengan salat Asar berjamaah, dilanjutkan dengan berbagai kegiatan sosial seperti santunan kepada warga yang membutuhkan, serta dialog langsung antara masyarakat dan pimpinan daerah.
(TIM RED SidikpolisiNews.Id. NTB)















