Wamena, 26 April 2025 Dalam upaya memperluas akses pendidikan dan memperkuat budaya literasi di wilayah pegunungan Papua, komunitas Honai Literasi Lapago resmi membuka program Open Donasi Buku Layak Baca. Program ini mengajak seluruh masyarakat Indonesia, khususnya para pecinta literasi, untuk turut serta menyumbangkan buku-buku bacaan berkualitas yang akan memperkaya koleksi perpustakaan komunitas tersebut.
Berbasis di Jl. Sager Potikelek, Wamena, Honai Literasi Lapago telah menjadi ruang belajar dan membaca bagi masyarakat di daerah Lapago, Papua Pegunungan. Namun, keterbatasan bahan bacaan menjadi tantangan utama yang dihadapi komunitas ini. Melalui program donasi ini, diharapkan semakin banyak anak-anak, remaja, hingga orang dewasa yang memiliki akses terhadap buku-buku inspiratif dan edukatif.
Mengapa Donasi Buku Penting?
Menurut Marinus Heluka, S.Pd, penanggung jawab program ini, donasi buku layak baca memiliki peran besar dalam:
1. Meningkatkan Akses Bacaan: Banyak warga di daerah ini belum memiliki kemudahan untuk mendapatkan buku berkualitas.
2. Menumbuhkan Minat Baca: Koleksi buku yang menarik akan membangun semangat membaca, terutama di kalangan generasi muda.
3. Mendukung Pendidikan Lokal: Buku yang didonasikan dapat menjadi sumber belajar tambahan bagi siswa dan guru.
Jenis Buku yang Diperlukan
Donasi terbuka untuk berbagai jenis buku, seperti:
1. Fiksi: Novel, cerita anak, dongeng, dan komik edukatif.
2. Non-Fiksi:Buku sains, sejarah, biografi, hingga buku pengembangan diri.
3. Pendidikan:Buku teks, kamus, ensiklopedia, dan materi pendukung pelajaran lainnya.
Cara Berdonasi
Bagi siapa pun yang ingin berdonasi, buku bisa langsung dikirim ke alamat:
Honai Literasi Lapago
Jl. Sager Potikelek, Wamena, Papua Pegunungan
Kontak: Marinus Heluka, S.Pd – 081240879852
Honai Literasi Lapago juga membuka komunikasi untuk informasi lebih lanjut melalui telepon di atas. Semua bantuan akan dicatat dan dilaporkan secara transparan.
Mari Ambil Bagian!
Donasi buku Anda bisa menjadi jembatan pengetahuan bagi anak-anak dan masyarakat di wilayah terpencil Papua. Satu buku bisa menyalakan ribuan mimpi. Mari jadi bagian dari perubahan bersama Honai Literasi Lapago.
Marinus Heluka















