BERAU, Sidikpolisinews.id – Seorang anak laki-laki MR (5) tahun buah hati dari Irma Wati dan Wandi tinggal di lingkungan RT.02 Kampung Talisayan dirujuk ke RSUD Abdul Rivai. Sekitar pukul 18.10 WITA, pada hari Rabu 22/01/2025.
Setelah sempat empat hari sebelumnya MR saat bermain dipinggir jalan sesama seusianya menemukan sisa air accu yang berada dibawah meja lalu dengan seketika diminumnya.
Saat mengetahui kejadian itu, pihak keluarga langsung melarikan ke RS Talisayan, namun setelah sepulang beberapa hari di rumah, mulut MR mengeluarkan liur berbusa hingga muntah-muntah dan kembali di bawa untuk ke dua kalinya ke RSUD Talisayan.
“Saya baru saja mau turun kelaut mencari ikan, tiba-tiba di telpon untuk kembali kerumah karena anak (MR) muntah sudah coklat bau air accu,” Ujar Wandi orang tua pasien. Rabu,(22/01/2025).
Wandi juga mengatakan tidak memiliki BPJS Kesehatan, sempat di sumbang oleh warga di sekitar pasar Talisayan sejumlah uang untuk kebutuhan anaknya.
“Buat makan saja saya susah, apa lagi untuk berobat,” Ungkapnya.
Kepala Kampung Talisayan Ali Wardana, saat ditemui di depan Ruang Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Talisayan mengatakan bahwa warganya ini sudah hampir 3 tahun berdomisili di Talisayan ternyata tidak memiliki KTP.
“Kami akan upayakan besok berkoordinasi dengan Baznas Berau di Tanjung Redeb untuk perobatan yang dilakukan bersama pihak keluarga pasien,” ujarnya Ali Wardana.
Dirinya berupaya ada solusi untuk biaya perobatan, yang terpenting pasien dilakukan rujukan untuk secepatnya ada penanganan medis di RSUD Abdul Rivai di Tanjung Redeb. (TIM)















