Modusnya Seseorang pimpinan Ponpes Anaknya, dan ustaz Cabuli Setubuhi 5 Santriwati

Lombok Barat, Sidikpolisinews.id – Kepolisian (Polres) Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), membeberkan modus pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) HS di Kecamatan Lembar berinisial HF, anaknya AM, dan ustaz WZ mencabuli dan menyetubuhi lima santriwati. Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (Kanit PPA) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lombok Barat, Ipda Dhimas Prabowo, mengatakan modus pencabulan dan persetubuhan santriwati yang dilakukan tiga tersangka, yakni berpura-pura membangunkan korban untuk salat tahajut.

Jadi para korban ini diminta menjaga nenek dari HFatau buyut dari WZ yang sedang sakit di kediaman HS

Nenek dari HS, menderita sakit menahun. Neneknya ditempatkan di dekat kamar HS. Kondisi itu dimanfaatkan oleh HS dengan meminta beberapa santriwati secara bergiliran menjaga nenek pelaku yang sedang sakit itu di rumah HS.

HS bahkan meminta korban menginap menjaga neneknya. Korban lantas kerap dicabuli pelaku saat menginap di sana. Bahkan, saat waktu subuh akan tiba, ketiga pelaku sengaja meraba bagian tubuh para korban. Ketika korban bangun, barulah diminta untuk salat tahajud oleh para pelaku,

Dhimas mengatakan untuk tersangka WF yang merupakan anak dari HS menyetubuhi satu korban. Ia sempat mengajak korban ke kamarnya yang bersebelahan dari ruangan tempat nenek HS dirawat oleh para korba. Korban langsung diminta masuk ke kamar WZ Di sana korban disetubuhi, Sempat korban sempat diawal melaporkan, (tetapi) disebarkan dituduh memfitnah pimpinan ponpes. Korban bahkan dianggap gila.Bahkan, satu korban yang melaporkan kejadian itu sempat diancam pencemaran nama baik oleh HS jika laporannya tidak terbukti di kepolisian.

Kami kemudian memeriksa korban dan delapan saksi lain. Sempat tidak mau memberikan keterangan karena ada doktrin samina wa athona karena mereka tertekan juga.

Diberitakan sebelumnya, Pimpinan Ponpes WF di Kecamatan Lembar, Lombok Barat, NTB, berinisial HS, ditahan polisi. HS ditahan bersama anaknya, WZ, dan ustaz berinisial AM seusai mencabuli dan menyetubuhi lima santriiwatinya. mengatakan ketiganya ditahan setelah ditetapkan tersangka.

Ya ketiga tersangka sudah di tahan oleh pihak yang berwajipi(Tim Red Sidik Polisi News.id NTB)

(Tim RED Sidik Polisi News.id NTB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *