SIDIKPOLISINEWS.ID Jakarta Timur, 6 Mei 2026 — Upaya meningkatkan ketertiban umum dan keamanan lingkungan terus digencarkan oleh Pemerintah Kecamatan Pulogadung melalui kegiatan Mitigasi Gangguan Ketertiban Umum berbasis partisipatif. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Kelurahan Pisangan Timur, lantai 3, pada Rabu (6/5) mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.
Acara tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat, di antaranya perwakilan Camat Pulogadung, jajaran Satpol PP, perwakilan Kelurahan Pisangan Timur, Ketua RW 05, LMK RW 05, para Ketua RT, FKDM beserta anggota, serta para kader RW 05.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Pulogadung, Teguh Suharyono, yang mewakili Camat Pulogadung. Dalam sambutannya, Teguh menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap gangguan ketertiban umum sekaligus mendukung visi Jakarta sebagai kota global.
Ia menjelaskan bahwa forum ini menjadi wadah untuk menghimpun berbagai permasalahan yang dihadapi warga, yang selanjutnya akan ditindaklanjuti melalui langkah-langkah konkret penyelesaian masalah.
Teguh juga menekankan pentingnya peran keluarga, khususnya orang tua, dalam menjaga ketertiban lingkungan. Ia mengimbau agar orang tua lebih aktif memantau perkembangan anak, termasuk penggunaan ponsel dan media sosial. Selain itu, ia mengingatkan pentingnya pembatasan jam malam bagi anak-anak, dengan anjuran agar sudah berada di rumah maksimal pukul 22.00–23.00 WIB.
Lebih lanjut, Teguh turut menyoroti persoalan lingkungan seperti pembuangan dan pemilahan sampah yang masih menjadi tantangan di masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Seksi Pemerintahan Kelurahan Pisangan Timur, Heni Tri Rahayu, mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan mitigasi dengan serius dan aktif.
Ia menekankan bahwa forum ini penting sebagai sarana bersama dalam mengidentifikasi dan memahami berbagai persoalan ketertiban umum yang terjadi di lingkungan, sehingga solusi yang dihasilkan dapat tepat sasaran.
Ketua RW 05, Imam Jufardi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menjaga keamanan lingkungan. Ia mengungkapkan bahwa tingkat kenakalan remaja di wilayahnya telah mengalami penurunan berkat kerja sama antara warga dan FKDM.
Meski demikian, ia tetap mengingatkan para orang tua agar tidak lengah dalam mengawasi anak-anak mereka. Ia menekankan pentingnya kontrol terhadap aktivitas anak, termasuk memastikan mereka berada di rumah paling lambat pukul 24.00 WIB serta memantau penggunaan perangkat digital.
Sementara itu, Kasatgas Pol PP Kelurahan Pisangan Timur, Yusuf Iblum, yang bertindak sebagai moderator, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya “belanja masalah” terkait gangguan ketertiban umum di wilayah tersebut.
Ia menyebutkan bahwa diskusi difokuskan pada implementasi 10 Tertib sebagaimana diatur dalam Perda Nomor 8 Tahun 2007. Dari hasil diskusi, berhasil dihimpun empat isu utama yang menjadi perhatian warga, yaitu:
1. Banjir akibat saluran got yang tidak optimal
2. Permasalahan sampah
3. Parkir liar
4. Tawuran remaja
Keempat isu tersebut telah dirumuskan dalam tabel rencana tindak lanjut sebagai langkah konkret penanganan ke depan.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh warga.
Hrz















