Jakarta
Sidikpolisinews.id
Jumat 15/05/2026
Jl.Mbah Muqoyyim Dusun 3 RT.11 RW.06 Muara Bengkeng.
Kec:Lemahabang Kab.Cirebon – Jawa Barat
Di tengah meningkatnya tekanan hidup dan persoalan mental yang dirasakan masyarakat modern, keberadaan layanan pendampingan spiritual mulai banyak diminati. Salah satunya hadir melalui Majelis Terapi Batin dan Jiwa yang dipimpin Saefudin Assyirbuni. ( Kang Sae )
Majelis tersebut menawarkan pendekatan spiritual melalui doa dan terapi batin sebagai upaya membantu masyarakat menemukan ketenangan jiwa dan keseimbangan hidup.
Mengusung tema “Kembali ke Fitrah Melalui Doa dan Ikhtiar”, terapi dilakukan dengan suasana khidmat menggunakan media air yang telah didoakan sebagai sarana ikhtiar spiritual.
HP/WA:085973210022
Menurut Saefudin Assyirbuni, Kak Sae ( Kang Sae ) terapi batin bukan sekadar pengobatan, melainkan proses introspeksi dan pendekatan diri kepada Tuhan.
“Banyak orang terlihat sehat secara fisik, tetapi sebenarnya sedang lelah secara batin.
Di sini kami mencoba membantu menenangkan hati melalui doa, zikir, dan pendekatan spiritual yang menyejukkan,” ujar Saefudin dalam keterangannya, saat di wawancarai Oleh Jurnalis Rahmat Hidayat ( joSSer ) di Jakarta Kamis 14/05/2026
Ia mengatakan, keluhan yang paling banyak disampaikan masyarakat umumnya berkaitan dengan kecemasan, tekanan pikiran, hingga kondisi psikis yang berdampak pada kesehatan fisik.
Dalam proses terapi, peserta diajak menjalani di daerah Cirebon pendampingan spiritual secara perlahan melalui doa bersama, bimbingan rohani, serta refleksi diri agar lebih tenang dalam menghadapi persoalan hidup.
Majelis tersebut juga Berada di Cirebon menekankan pentingnya keseimbangan antara ikhtiar lahir dan batin.
Saefudin menyebut terapi spiritual bukan pengganti pengobatan medis, melainkan pelengkap untuk membantu memperkuat kondisi mental dan emosional seseorang.
“Ketika hati tenang, seseorang biasanya lebih mudah berpikir jernih dan menjalani hidup dengan lebih baik,” katanya.
Belakangan, kebutuhan masyarakat terhadap ruang-ruang pemulihan mental berbasis spiritual dinilai semakin meningkat.
Kondisi itu dipengaruhi tekanan ekonomi, persoalan keluarga, hingga tuntutan sosial yang semakin kompleks.
Melalui pendekatan religius dan suasana majelis yang tenang,
Majelis Terapi Batin dan Jiwa berharap dapat menjadi tempat bagi masyarakat untuk beristirahat sejenak dari tekanan hidup sekaligus memperbaiki kualitas batin dan spiritualitas mereka.
Mat ini respon dari orang yg telah menjalani dan mengikuti MAJELIS TERAPI BATIN DAN JIWA
“Assalamualaikum
Alhamdulillah setelah mengikuti arahan dan bimbingan dari pak Saefudin Assyirbuni ( Kang Sae )
selaku pembimbing majelis, hidup saya lebih baik lebih tenang..
insyallah kedepannya lebih ringan menjalani hidup”
( Muslikha Cirebon )
Rahmat Hidayat
( Kordinator Liputan )















