Sidikpolisinews.id | Jakarta – 13 Juli 2025,- Komando Inti (KOTI) Mahatidana Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila DKI Jakarta menggelar pertemuan strategis bersama jajaran KOTI Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Jakarta Utara, Sabtu malam (12/7), bertempat di Sekretariat MPC Pemuda Pancasila Jakarta Utara. Pertemuan dimulai pukul 19.00 WIB dan berlangsung dalam suasana hangat, akrab, serta penuh semangat kekeluargaan.
Hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Komandan (Wadan) KOTI MPW DKI Jakarta Bung Boim, Komandan Markas (Dandema) MPW Bung Bobby, Wakil Dandema Ibu Ido, serta Asisten Komando Teritorial (Askot) MPW DKI Jakarta Bung Rahmat, bersama jajaran KOTI Mahatidana MPW DKI Jakarta.
Dari jajaran tuan rumah, turut hadir Wadan KOTI MPC Jakarta Utara Bung Acik, Dandema Bung Arjun, Wakil Ketua II Bung Elgeorge, serta Imas dari bidang BPKTA, didampingi jajaran KOTI MPC Jakarta Utara.
Dalam sambutannya, Bung Boim menyampaikan pentingnya mengokohkan komunikasi dan kolaborasi antarsatuan KOTI se-DKI Jakarta. “Pertemuan ini menjadi ruang konsolidasi, sekaligus mempererat tali silaturahmi dan semangat juang kita sebagai kader Pemuda Pancasila,” katanya.
Ia menegaskan bahwa penertiban atribut resmi KOTI menjadi langkah awal dalam membangun kedisiplinan dan keseragaman identitas. “Satu komando berarti satu kesatuan dalam sikap dan penampilan. Atribut resmi KOTI harus dipakai sesuai ketentuan organisasi,” imbuhnya.
Agenda utama dalam pertemuan ini meliputi:
Penertiban dan penyesuaian atribut resmi KOTI Mahatidana;
Persiapan kegiatan peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus 2025;
Rencana pelaksanaan Diklat KOTI se-DKI Jakarta, yang dijadwalkan berlangsung pada September 2025.
Dalam pemaparannya, Dandema MPW Bung Bobby menyampaikan bahwa Diklat KOTI merupakan program pembinaan yang krusial. “Ini bukan hanya soal pelatihan fisik atau teori, tetapi pembentukan karakter, loyalitas, dan tanggung jawab anggota terhadap organisasi,” ungkapnya.
Sementara itu, Dandema MPC Jakarta Utara Bung Arjun menyampaikan apresiasinya terhadap rencana kegiatan yang disusun oleh MPW. “Kami dari Jakarta Utara siap mendukung penuh. Kami anggap ini sebagai momentum penguatan mental dan disiplin kader,” pungkasnya.
Ibu Ido, sebagai Wakil Dandema, juga menyoroti pentingnya peran perempuan dalam KOTI. “Kita ingin menciptakan ruang yang setara bagi kader perempuan untuk berkontribusi aktif. Militansi bukan soal fisik, tetapi soal integritas,” tegasnya.
Pertemuan diakhiri dengan doa bersama dan sesi ramah tamah, yang mempererat hubungan kekeluargaan antaranggota. Suasana keakraban dan kesatuan sangat terasa sepanjang kegiatan.
Di akhir acara, Bung Rahmat selaku Askot MPW DKI Jakarta menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini akan dijadikan agenda rutin. “Kita ingin membangun budaya organisasi yang solid, dengan komunikasi yang aktif dan berkelanjutan,” tandasnya.
“Mari kita jaga marwah KOTI Mahatidana sebagai garda terdepan Pemuda Pancasila. Tetap disiplin, loyal, dan militan. Satu komando, satu semangat!” pungkas Bung Boim menutup kegiatan malam itu dengan penuh semangat.
(red/Jp)















