Kolaborasi Unpatti dan PT Global Emas Bupolo: Langkah Maju Menuju Tata Kelola SDA yang Berkelanjutan

Www SidikPolisi,News’id Namlea “Kabupaten Buru’” (25/8/2025)
Opini Publik:
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Universitas Pattimura (Unpatti) dan PT Global Emas Bupolo merupakan sinyal positif di tengah kekhawatiran masyarakat akan eksploitasi sumber daya alam (SDA) yang kerap mengabaikan aspek lingkungan dan sosial. Terutama di wilayah seperti Kabupaten Buru, yang kaya akan potensi mineral, namun rentan mengalami degradasi ekologis jika tidak dikelola secara bijak.

Dalam kerja sama ini, Unpatti diharapkan tidak sekadar menjadi mitra formalitas, tetapi benar-benar memainkan peran strategis dalam pengawasan ilmiah dan pendampingan teknis. Keterlibatan kampus akan mendorong penggunaan data, riset, dan pendekatan berbasis bukti dalam setiap keputusan yang diambil oleh perusahaan. Ini penting untuk memastikan bahwa kegiatan pertambangan tidak merugikan ekosistem lokal maupun masyarakat adat yang hidup bergantung pada alam.

Apresiasi layak diberikan kepada kedua belah pihak, termasuk Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Buru yang turut mendorong kolaborasi ini. Diperlukan dukungan moral dan politik dari semua elemen masyarakat agar kerja sama ini tidak berhenti sebagai seremonial semata, melainkan menghasilkan dampak nyata: lingkungan terjaga, kesejahteraan masyarakat meningkat, dan praktik industri menjadi lebih etis.

Jika model ini berhasil diterapkan secara konsisten, maka Maluku – khususnya Kabupaten Buru – bisa menjadi contoh nasional dalam tata kelola SDA yang seimbang antara kepentingan ekonomi dan tanggung jawab ekologis. Sudah saatnya Indonesia mengubah paradigma eksploitasi menjadi pemanfaatan yang berkelanjutan, dan kolaborasi seperti inilah yang membuka jalannya.*(” A H, Besugi “)*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *