Aceh Singkil,Sidik Polisi News Id: 18/10/2025
Bus sekolah antar jemput anak anak sekolah yang di sediakan oleh pemerintah melalui dinas pendidikan Aceh Singkil dari Tiga Desa yaitu Teluk Ambun, Siti Ambia dan Takal pasir kecamatan Singkil kabupaten Aceh Singkil yang setiap hari beroperasi
namun beberapa minggu belakangan ini menjadi pertanyaan bagi orang tua murid saat di konfirmasi awak media yang enggan di sebut namanya tak lama beberapa orang tua mengatakan bahwa kami tidak tahu apa penyebabnya bus sekolah antar jemput tidak beroperasi lagi.
Sejak sebulan terakhir keresahan anak-anak sekolah setingkat SMP dan SMA tidak bersekolah karena tidak adanya bus sekolah. Sebelumnya ada bus sekolah yang melayani anak-anak sekolah yang mengantar ke desa masing-masing, ibu kota Kecamatan singkil, Desa Pulo sarok. Namun kemudian bus sekolah itu berhenti beroperasi.
Kendaraan milik Pemkab aceh singkil itu tidak lagi melayani antar-jemput murid sekolah lagi, di tiga Desa tersebut ke sekolah-sekolah di Kecamatan singkil. Tidak jelas mengapa pengelola bus rela menelantarkan anak-anak sekolah setempat.
“Ada puluhan murid SMP, MTSN, SMA dan MAN yang sebelumnya sekolah ke Ibukota Kecamatan singkil, sekarang pasrah. Ini karena mereka anak miskin yang orang tuanya tidak sanggup menyediakan sepeda motor untuk pergi sekolah” kata salah seorang wali murid sekolah yang ada, Babinsa dan juga masyarakat kecamatan Singkil, mengatakan pada awak Medi Jum’at (17/10/2025).
Setelah kurang lebih sebulan lalu sampe sekarang bus sekolah tidak aktif, sebagian anak pergi ke sekolah menggunakan sepedamotor pribadi. Lalu ada yang menumpang tinggal di rumah keluarga yang dekat dengan sekolah. Ada juga murid-murid yang jenuh.
“Kami kecewa dan prihatin dengan kondisi ini. Tidak tahu apa kendalanya hingga bus sekolah tidak aktif lagi. Padahal anak didik di tiga desa ini sangat membutuhkan bus sekolah karna siswa siswi butuh pendidikan berkualitas,” tambah seorang wali murid Sitanggang.
Ia berharap Pemkab aceh singkil segera mengoperasikan lagi bus sekolah karena sangat membantu anak-anak di tiga desa ruang lingkup kecamatan Singkil ini bisa bersekolah kembali dengan nyaman.
Sebetulnya Pemkab Aceh Singkil sudah menyediakan bus sekolah yang menjemput anak-anak yang tinggal cukup jauh dari sekolahan.
Berdasarkan kesaksian warga, banyak bus sekolah yang justru untuk membawa rombongan karena diduga dapat uang hasil sewa lebih mahal.namun aneh nya mengapa kepaladinas pendidikan tak mau tau hal ini atau dia tau tapi sengaja diam .
( Dedi , S )















