SidikpolisiNews.id >>|| KOTAMOBAGU Sulawesi Utara Kamis(25/6/25)– Sejak diberitakan terkait Dugaan penyalah gunaan Foto para pejabat Negara Ataupun Pengusaha Oleh Oknum wartawan Bodrex Chandra Damopolii yang Gemar Ambil kesempatan foto bareng untuk di pergunakan tidak pada peruntukannya, Chandra diketahui saat ini Semakin terseok dengan Kondisi yang diciptakannya, sehingga Langkah terahir untuk mengalihkan dugaan pencatutan Nama Mabes Polri,dirinya memfitnah secara Keji melalui penyajian berita yang tidak berimbang serta beraroma kebencian,profokatif terhadap” OFL.alias OPO sebagai pelaku penipuan yang sangat merugikan Nama baik,yang melampaui kode Etik profesi jurnalis.
Lebih sadisnya lagi Chandra alias “Chan Cobra menggiring Opini dengan membalikan semua Fakta terkait dirinya sebagai terduga Pemeras kepada para pelaku Bos bos Tambang yang diratatotok,dengan menyuarakan Desakan kepada Kapolda Sulawesi Utara agar segera menangkap”OFL yang ditudingnya sebagai pelaku yang gemar mengkaitkan Nama Mabes Polri di Areal Pertambangan Emas tanpa ijin-(PETI) hal ini sangat berbahaya,akan berpotensi Menciderai institusi kepolisian yang selama ini kita jaga dan cintai bersama sebagai lembaga Hukum juga pengayom dan pelayan Masyarakat Republik Indonesia.
Kami sangat percaya Marwah institusi Polri untuk Sulawesi Utara bersama bapak Kapolda “Irjen Pol Roycke Harry Langie,
Tetap terjaga dan selalu dekat bersama Masyarakat Sulawesi Utara.
Disebut “Ko NT, salah satu pekerja dilokasi Tambang Ratatotok,kepada Awak media Sidikpolisinews.id memberikan kesaksiannya dengan penuh rasa kesal terhadap nama oknum”Chandra,
“Ko NT menuturkan,Dirinya telah memblokir Nomor whatshapnya pasalnya, Chandra adalah orang yang tidak jelas,saat menjumpai dirinya dijakarta,Chandra memaksa dan mengancam Ko NT untuk Meminta duit,
“saya sebelumnya tidak mengenalnya,mungkin ada teman saya di Ratatotok yang Mengenalkan saya kepada dirinya,(Chan-red).
“Saat itu di jakarta “Ko NT mengisahkan.
“Chandra pernah menjumpai saya bersama istrinya Mau berobat, Dia mau ancam ancam ke saya,Minta duit saya tidak kasih,saya tidak suka orang seperti dia yang ngak jelas,Dia ngaku punya jaringan Mabeslah dia salah,ceritanya ngak benar,Tutur Ko NT dengan sedikit dialeg manado mandarin.
Pengakuan Chandra Damopolii”sering mencatut Nama Mabes polri pada pelaku usaha Bos tambang, juga dibenarkan oleh Keluarga Dekat Om Lole Pantow, disapa Akrab”Om Angky, orang yang bertanggung jawab Atas Tanah yang diserobot oleh Kelompok yang di duga Kelompok dari Chandra” Dia yang MembackUp dan Dia yang akan bertanggung jawab ke Mabes jika terjadi persoalan di tambang Ratatotok,”Ungkap Om Angky dalam Recaman suara saat dikonfirmasi.
Dikonfirmasikan kepada “Chandra Damopolii, melalui Pesan Whatshap jawabnya”
hak jawab saya yaa jangan di tambah dan kurang yaaa apa yang dia sampikan HOAAX.SEKALI LAGI HOOOAAAX. Terkesan jawabannya beraroma,Emosi penuhTekanan dan keteggangan.
Pencatutan yang Menggiring Nama institusi Mabes Polri,Oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,telah dikonfirmasikan Langsung keMabes Polri Bapak”Brigjen. Pol. Nunung Syaifuddin, S.I.K. “Sedang Kita Dalami,Trimah kasih informasinya.SingkatNya.
Wartawan:Maurits.L















