Sidikpolisinews.id | Jakarta – Upaya mendorong industri kreatif menuju masa depan yang lebih hijau dan inovatif terus digaungkan melalui Forum Kreatif Indonesia (FKI) 225. Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam mendukung transformasi Indonesia menuju era Indonesia 4.0, dengan mengedepankan keberlanjutan sebagai pilar utama.
Dalam sambutannya, perwakilan Kementerian menyampaikan bahwa keberlanjutan adalah kunci masa depan. Melalui program seperti Sungai Kami dan FKI 225, seluruh pemangku kepentingan didorong untuk berperan aktif menjadi motor penggerak industri kreatif, khususnya di sektor kuliner dan hospitality.
Galeri makanan bukan hanya soal cita rasa, melainkan juga ekspresi budaya dan ruang bagi inovasi berkelanjutan. Industri hospitality saat ini berperan sebagai penghubung utama dalam memperkuat identitas ekonomi modern,” ujar salah satu narasumber.
Di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto, sektor ekonomi kreatif terus mengalami penguatan dengan peningkatan kontribusi pada Produk Domestik Bruto (PDB). Industri makanan dan minuman tercatat menyumbang lebih dari 11.000 lapangan kerja serta berkontribusi besar dalam meningkatkan ekspor kreatif Indonesia.
Pemerintah juga menegaskan dukungannya terhadap penguatan ekosistem kreatif dengan mendorong perlindungan kekayaan intelektual, peningkatan daya saing digital, serta pengembangan infrastruktur pendidikan kreatif di berbagai wilayah.
FKI 225 kali ini turut melibatkan berbagai unsur pelaku industri seperti petani, produsen, chef, pengusaha hotel, pelaku waralaba, serta platform digital, berkolaborasi demi menghadirkan industri kuliner yang berkualitas dan berkelanjutan.
Kegiatan ini juga mendapatkan apresiasi penuh dari PT Pamerindo Indonesia serta Fine Food Indonesia yang konsisten menggelar ajang bergengsi untuk para pelaku industri kuliner dan hospitality.
Sejumlah tokoh penting hadir dalam acara tersebut, di antaranya:
Bapak Fauzan dari Perum Bulog
Ibu Amanda Putri dari Indonesian Hotel General Manager Association
Bapak Junanto, Sekretaris Asosiasi Industri Spesialisasi Indonesia
Bapak Rushman Heryawan dari Indonesian Coffee Council
Serta berbagai pelaku industri kreatif lainnya.
FKI 225 diharapkan mampu menjadi ruang kolaborasi serta akselerasi bagi kemajuan industri kreatif Indonesia yang tidak hanya kompetitif di pasar domestik, tetapi juga mampu bersaing di kancah regional dan global.
FKI 225 adalah langkah nyata menuju industri yang lebih ramah lingkungan, inovatif, dan inklusif, menjadikan Indonesia sebagai pusat kekuatan ekonomi kreatif Asia,” tutup perwakilan Kementerian.
(red/Jaya Putra)















