Camat Wonocolo Bina 18 Kader BKB Sekecamatan Agar Para Kader Lebih Mumpuni

 

Surabaya, Sidikpolisinews.id – BKB adalah wadah kegiatan keluarga yang memiliki balita dan anak bertujuan meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan orang tua(ayah dan ibu) dan keluarga yang lain untuk mengasuh dan membina tumbuh kembang melalui kegiatan rangsangan fisik, mental dan intelektual, emosional, spiritual, sosial serta moral untuk mewujudkan SDM berkualitas dalam rangka meningkatkan kesertaan, pembinaan, dan kemandirian ber KB bagi pasangan usia subur (PUS) anggota kelompok kegiatan.

Untuk itu Camat Wonocolo Muslich Haryadi, S.sos, MM melakukan giat pembinaan kader BKB kecamatan di Aula Kecamatan hari Senin(25/02/2025). Camat memberikan sambutan kepada 18 kelompok kader BKB untuk memberikan arahan kepada para kader yang ada di kecamatan Wonocolo agar lebih meningkatkan motivasinya dalam pendampingan terhadap Bumil (ibu hamil).

Sebanyak 18 kader kelompok Bina Keluarga Balita (BKB) klarifikasi dasar se Kecamatan Wonocolo mendapat pelatihan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader BKB dalam membina tumbuh kembangkan balita melalui rangsangan fisik, motorik, kecerdasan, emosional dan sosial dengan se baik baik nya.

Harapan dilaksanakan kegiatan pelatihan tersebut yang diselenggarakan oleh TP PKK Kecamatan Wonocolo adalah kader di tiap pos yandu dapat mengetahui cara cara jitu dan terkini yang dapat dilakukan serta disampaikan kepada orang tua, seperti tumbuh kembang balita, kelainan dari balita, serta pembinaan lainnya yang dapat dilakukan.

Tidak hanya itu saja, pelaksanaan BKB ini dapat berdampak yang lebih baik bagi orang tua serta juga bagi anak. ‘Bagi orang tua, agar dapat mengurus dan merawat anak serta pandai membagi waktu dan mengasuh anak, untuk memperluas wawasan dan pengetahuan tentang pola asuh anak yang benar, demi meningkatkan ketrampilan dalam hal mengasuh serta mendidik anak balita supaya lebih terarah cara pembinaan anak, agar mampu mencurahkan perhatian dan kasih sayang terhadap anak sehingga tercipta ikatan batin yang kuat antara orang tua dan anak, agar mampu membentuk anak berkualitas’. (haryo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *